Jumat, 15 Mei 2026

Wijaya Karya (WIKA) Mau Bawa Motor Listrik Gesits Masuk Nepal

Penulis : Thresa Sandra Desfika
20 Sep 2022 | 15:57 WIB
BAGIKAN
Motor listrik Gesits garapan Grup Wijaya Karya (WIKA). (Gesits)
Motor listrik Gesits garapan Grup Wijaya Karya (WIKA). (Gesits)

JAKARTA, investor.id - PT Wika Industri Manufaktur, yang merupakan entitas milik PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Nepal, Vivek Automobiles Pvt Ltd (VAMPL).

Kerja sama tersebut dalam rangka penunjukkan distributor tunggal sepeda motor listrik Gesits di Nepal.

Dalam akun Instagram resmi Wika Industri Manufaktur, @wikaindustrimanufaktur, dijelaskan bahwa kerja tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada 13 September 2022 di Flagship Store Gesits, Jakarta.

ADVERTISEMENT

Nota kesepahaman diteken oleh Direktur Utama WIMA M Samyarto dengan Vice President VAMPL Vijay Mahato.

“Semoga kerjasama ini dapat terus mengembangkan @gesits di kancah internasional dan berkelanjutan ya #SobatWIMA!” jelas unggahan tersebut dikutip Selasa (20/9/2022).

Sebelumnya, Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Agung Budi Waskito menyatakan bahwa Grup Wika akan memproduksi motor dengan harga lebih murah dari yang sudah diproduksi selama ini lewat merek Gesits.

“Kita akan memproduksi motor yang lebih murah dari yang ada sekarang sehingga bisa dijangkau oleh masyarakat secara umum,” ungkap Agung dalam Public Expose Live 2022 WIKA, Selasa (13/9/2022).

Menurutnya, usaha motor listrik memiliki masa depan yang cerah sehingga pihaknya akan terus menggenjot pemasarannya.

“Seperti anak usaha kami, motor listrik, yang menurut saya memiliki masa depan cukup baik dan tahun ini dan ke depan kita akan memasarkan secara masif,” papar Agung.

Dia menjelaskan, Gesits sampai dengan saat ini menguasai market share 26% dari total semua kendaraan motor listrik di Indonesia.

“Ya memang Gesits mempunyai kekuatan cukup baik dan saya yakini ke depan Gesits ini memiliki masa depan yang baik. Kita sudah men-supply untuk kantor-kantor, baik itu kantor BUMN maupun beberapa  kantor pemerintahan. Kita juga memasarkan atau mendistribusikan secara ritel di seluruh Indonesia dengan bekerja sama dengan agen distributor,” imbuhnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia