Harga CPO Kembali Berguguran
JAKARTA, investor.id - Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives Kembali berguguran pada perdagangan Jumat (23/9/2022). Penurunan ini terjadi dalam dua hari berturut-turut.
Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Jumat (23/9/2022), kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Oktober 2022 turun 88 Ringgit Malaysia menjadi 3.673 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman November 2022 merosot 87 Ringgit Malaysia menjadi 3.710 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak pengiriman Desember 2022 terkoreksi 90 Ringgit Malaysia menjadi 3.736 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Januari 2023 terkikis 93 Ringgit Malaysia menjadi 3.760 Ringgit Malaysia per ton.
Serta, kontrak pengiriman Februari 2023 turun 81 Ringgit Malaysia menjadi 3.807 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Maret 2023 merugi 76 Ringgit Malaysia menjadi 3.845 Ringgit Malaysia per ton.
Research & Development ICDX Girta Yoga mengatakan, harga CPO relatif bergerak di kisaran sempit. Karena sentimen positif yang ada saat ini masih dibayangi oleh ketidakpastian akan kelanjutan kebijakan DMO yang diusulkan untuk dicabut. “Harga CPO bergerak pada resistance 3.900 – 3.950 Ringgit Malaysia per ton, dan posisi support 3.780 – 3.750 Ringgit Malaysia per ton,” ungkap Yoga kepada Investor Daily, baru-baru ini.
Menurut Yoga, pada pekan depan tren harga CPO kemungkinan masih akan bergerak stabil pada kisaran sempit. Namun, tren tersebut berpotensi terkoreksi apabila ada indikator kuat di pasar yang dirilis saat akhir pekan ini ataupun di awal pekan depan.
Baca Juga:
Reformasi Sawit NasionalYoga menyebut, indikator yang dipantau di pekan depan adalah rilisnya data ekspor CPO Malaysia bulan September, perkembangan situasi di Indonesia terkait program biodiesel dan kebijakan DMO.
“Untuk harga CPO diperkirakan akan bergerak pada resistance berada di kisaran harga 3.900 – 3.950 Ringgit Malaysia per ton. Sedangkan posisi support di kisaran harga 3.750 – 3.700 Ringgit Malaysia per ton,” tutupnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






