Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi metaverse. (Foto: PT WIR Asia Tbk - WIRG)

Ilustrasi metaverse. (Foto: PT WIR Asia Tbk - WIRG)

WIR Asia (WIRG) Sang Penguasa Platform Metaverse, Target Harga Sahamnya Mantap!

Sabtu, 24 September 2022 | 19:03 WIB
Ely Rahmawati (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT WIR Asia Tbk (WIRG) membukukan kinerja pada semester I-2022 yang sedikit di bawah konsensus, tapi tetap prospektif dalam jangka panjang. Peluncuran metaverse Indonesia yang didukung oleh ekosistem digital perusahaan lainnya, akan memungkinkan perseroan menjadi yang terdepan dalam digitalisasi.

Sepanjang semester I-2022, WIR Asia mencetak laba bersih Rp 22 miliar, meningkat 43,3% dibandingkan periode sama tahun lalu. Laba bersih tersebut sekitar 7,6% di bawah proyeksi RHB Sekuritas, namun lebih tinggi sekitar 106,6% dari konsensus analis.

“Kami telah menyesuaikan prediksi WIRG untuk prospek jangka pendek, namun tetap positif pada prospek jangka panjang,” tulis tim riset RHB Sekuritas dalam ulasannya.

Baca juga: Ini Dia Platform Metaverse yang Akan Diluncurkan WIR Asia (WIRG) dan Grup Salim

RHB Sekuritas tetap merekomendasikan beli saham WIRG dengan target harga Rp 750. Sementara itu, pada perdagangan Jumat (23/9/2022), saham WIRG ditutup stagnan pada harga Rp 520. Dengan demikian, potensi gain WIRG mencapai 44,2%.

Menurut tim riset RHB, kinerja top line WIR Asia tercatat lebih lemah, tetapi pertumbuhan tetap positif. Pendapatan emiten berkode saham WIRG ini pada kuartal II-2022 sebesar Rp 350 miliar. Adapun pendapatan sepanjang semester I-2022 mencapai Rp 651 miliar atau naik 112,5% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Semua segmen mencatatkan pertumbuhan positif, kecuali untuk aplikasi perangkat lunak atau unit pengembangan aplikasi, sehingga membawa kontribusi sayap ini pada kuartal II-2022 sebesar 7% dibanding periode sama tahun sebelumnya yang sebesar 9%.

Kontribusi pendapatan dari komisi transaksi melalui platform tetap di bawah 5% selama periode tersebut, tetapi mencatat pertumbuhan paling tinggi di antara unit bisnis WIRG lainnya (+380,4% qoq, +607,6% yoy).

Baca juga: Surge (WIFI) Akan Resmikan Ekosistem Metaverse

Pada semester I-2022, segmen tersebut juga tumbuh 340,6% (yoy) atau tertinggi dibandingkan segmen yang lain. Penjualan melalui unit platform tetap menjadi kontributor pendapatan utama, tumbuh 13,3% (qoq) atau naik 132,2% (yoy).

Namun, kontraksi margin kotor membebani profitabilitas secara keseluruhan. Laba kotor pada kuartal II-2022 mencapai Rp 29 miliar, yang menghasilkan kenaikan kumulatif sepanjang semester I-2022 sebesar 86,3% (yoy) menjadi Rp 70 miliar. Ini lebih lemah dari proyeksi RHB Sekuritas dan konsensus analis yang sebesar 13,5% dan 31,6%.

Bisa dikatakan, margin kotor selama periode ini turun menjadi 8,3% dari 13,7% dan 11,7% pada kuartal I-2022 dan kuartal II-2021. Margin kotor semester I-2022 mencapai 10,8%.

Baca juga: Anak Usaha Indika (INDY) Gandeng WIR Asia (WIRG), Buat Proyek Otomotif di Metaverse

“Kami mencatat bahwa margin tersebut telah menurun di semua segmen. Promosi dan iklan di unit platform mencatat penurunan margin kotor terbesar secara bulanan, sementara komisi transaksi melalui divisi ini menunjukkan penurunan margin terdalam secara tahunan,” jelas tim riset RHB.

Sementara itu, mengikuti perkembangan terbaru WIRG, RHB menurunkan proyeksi pendapatan tahun 2022-2024 sebesar 55-70%. Meski demikian, prospeknya akan lebih cerah pada kuartal mendatang.

“Peluncuran metaverse resmi Indonesia selama konferensi G20 Indonesia yang akan datang seharusnya memberikan katalis positif terhadap harga saham. WIRG masih memiliki posisi yang lebih baik dalam bisnis metaverse, meskipun sejumlah pemain baru memasuki bidang ini,” sebut tim riset RHB.

Baca juga: Mantap! Telkom (TLKM) Kembangkan Metanesia, Dunia Metaverse Serba Bisa

Hal ini mengingat ekosistem end-to-end yang lebih terintegrasi dan rekam jejak bisnis digital yang kuat. Perluasan dan kolaborasi lainnya, misalnya Digital Avatar atau DAV, MindStore, dan kerja sama terbaru dalam bisnis pendidikan dengan Cakap, mungkin membutuhkan waktu lebih lama sebelum melihat hasil yang lebih nyata. “Kami yakin dampaknya akan positif dalam mendorong pertumbuhan jangka panjang WIRG,” tandas tim riset RHB.

RHB menyebut WIRG berpotensi menguasai pasar platform metaverse, sekaligus berpeluang menjadi perusahaan teknologi augmented reality (AR) dan tiga dimensi terkemuka di Asean. Metaverse adalah dunia virtual dalam internet yang dibuat semirip mungkin seperti dunia nyata dan dapat dirasakan penggunanya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com