Jumat, 15 Mei 2026

Semen Indonesia (SMGR) Ungkap Rincian Akuisisi Semen Baturaja (SMBR)

Penulis : Zsazya Senorita
25 Sep 2022 | 20:18 WIB
BAGIKAN
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR). (Foto: Perseroan)
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mengumumkan akan mengakuisisi sebanyak 7,49 miliar saham PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) atau setara 75,51%.

Hal itu didasari oleh Peraturan Pemerintah No 33 Tahun 2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Semen Indonesia Tbk.

Dalam regulasi yang diterbitkan pada 21 September 2022 tersebut, hampir 7,5 miliar saham seri B milik negara di SMBR akan dialihkan kepada SMGR, sebagai tambahan penyertaan modal negara (PMN) di Semen Indonesia Group.

ADVERTISEMENT

“Pengalihan saham seri B milik negara di SMBR untuk dijadikan tambahan PMN di perseroan akan meningkatkan kepemilikan saham negara di perseroan, yang akan dilakukan melalui proses penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD),” jelas Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Vita Mahreyni, yang dikutip pada Minggu (25/9/2022).

Manajemen SMGR menjelaskan, proses HMETD atau rights issue tersebut akan dilaksanakan oleh perseroan sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No 32/POJK.04/2015, sebagaimana diubah dengan Peraturan OJK No 14/POJK.04/2019 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan Memberikan HMETD, serta peraturan perundang-undangan terkait lainnya.

Di lain pihak, VP Corporate Secretary Semen Baturaja Doddy Irawan menjelaskan, pengalihan saham seri B milik negara di SMBR untuk dijadikan tambahan penyertaan modal negara di SMGR akan mengakibatkan perubahan status Semen Baturaja dari persero menjadi Perseroan Terbatas (PT), yaitu PT Semen Baturaja Tbk.

“Akibat dari transaksi tersebut, saham seri B perseroan (SMBR) sebesar 75,51% akan dimiliki oleh SMGR dan sebesar 24,49% dimiliki oleh publik,” jelas Doddy.

Sementara itu, saham seri A SMBR tetap dimiliki negara, sehingga Negara Republik Indonesia melakukan kendali terhadap perseroan sebagaimana diatur dalam anggaran dasar.

Sebelumnya, rencana proses privatisasi melalui mekanisme rights issue SMGR dengan menerbitkan saham baru dari penambahan modal saham yaitu PMN yang berasal dari pengalihan atau inbreng saham negara pada SMBR telah mengantongi persetujuan DPR.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia