Jumat, 15 Mei 2026

Sudah Undervalued, Investor Buru Saham EXCL dengan Target Harga Rp 3.250

Penulis : Parluhutan Situmorang
26 Sep 2022 | 08:00 WIB
BAGIKAN
Teknisi sedang merawat menara BTS 4G XL Axiata di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. (IST)
Teknisi sedang merawat menara BTS 4G XL Axiata di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. (IST)

JAKARTA, Investor.id - Sejumlah fund manager dikabarkan melakukan upgrade harga saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) ke level Rp 3.250. Saat ini, harga saham EXCL masih undervalued dibandingkan perusahaan telekomunikasi lainnya.

Apalagi dengan tren pertumbuhan kinerja keuangan XL, harga saham saat ini dinilai sudah tidak mencerminkan fundamental. Di antaranya, EBITDA perseroan meningkat 4% pada semester I-2022, tuntasnya akuisisi saham PT Link Net Tbk (LINK), pengurangan utang yang berkelanjutan, dan penerbitan saham (rights issue) untuk penguatan struktur permodalan.

Sumber Investor Daily menyebutkan, harga saham EXCL saat ini sudah tidak masuk akal, jika melihat kinerja keuangan dan ekspansi yang telah dilakukan sepanjang tahun ini. Berdasarkan data harga saham EXCL justru turun dari level akhir tahun lalu Rp 3.170 menjadi Rp 2.500.

ADVERTISEMENT

“Penurunan harga saham EXCL tersebut tidak masuk akal dan menjadikan saham EXCL sudah undervalued. Hal ini mendorong sejumlah fund manager lokal dan asing mulai memborong saham perseroan,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Jika dibandingkan dengan saham perusahaan telekomunikasi besar lainnya, yaitu PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) telah menguat dari posisi Rp 4.040 akhir tahun lalu menjadi Rp 4.380 hingga akhir pekan lalu. Begitu juga dengan saham PT Indosat Tbk (ISAT) telah melesat dari Rp 6.200 akhir tahun lalu menjadi Rp 7.350.

Selain sejumlah faktor tersebut, dia mengatakan, aksi borong saham XL juga didukung rencana rights issue dalam waktu dekat. Emiten berkode saham EXCL tersebut sebelumnya telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk menggelar rights issue sebanyak 2,74 miliar saham.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia