Tak Kira-kira! Garuda (GIAA) Cetak Laba Bersih Rp 57 Triliun, kok Bisa?
JAKARTA, investor.id - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) disebut mencatatkan laba bersih mencapai US$ 3,8 miliar atau sekitar Rp 57,38 triliun (asumsi kurs Rp 15.100/USD) pada semester I-2022.
“Insya Allah kita akan mengumumkan kepada publik dalam waktu dekat bahwa Garuda, selain kita positif dari segi operasional tetapi juga mencatatkan laba bersih 3,8 miliar dolar di semester pertama 2022, diakibatkan oleh hasil perjanjian perdamaian yang kita lakukan di dalam PKPU (penundaan kewajiban pembayaran utang),” terang Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam rapat dengar pendapat Komisi XI DPR, Senin (26/9/2022).
Irfan menambahkan, laba bersih US$ 3,8 miliar itu mayoritas diperoleh dari cancelation of debt yang turun dari US$ 10 miliar ke US$ 5 miliar.
“Jadi 3,8 (miliar) ini mayoritas diperoleh dari situ, yaitu cancelation of debt. Jadi utang yang turun dari 10 ke 5 miliar menjadi salah satu penyebab utamanya demikian juga dengan kinerja ekuitasnya,” imbuh Irfan.
Dalam bahan paparan yang dipresentasikan Irfan juga tertera bahwa Garuda berhasil mencatatkan laba bersih pada Juni 2022 sebesar US$ 3,81 miliar dikarenakan adanya pendapatan restrukturisasi utang seiring dengan disetujuinya perjanjian perdamaian dalam proses PKPU yang membuat ekuitas membaik menjadi US$ 1,5 miliar.
Irfan membeberkan, kinerja Garuda pada tahun ini juga semakin gemilang.
“Apabila kita lihat di grafik ini di tahun 2022 garis birunya sudah mulai menunjukkan peningkatan di atas garis merah ini yang menunjukkan makin profitable,” ungkap dia.
Namun, saat diminta konfirmasi secara terpisah terkait laba bersih GIAA pada semester I-2022, Irfan meminta untuk bersabar. “Sabar,” jawab Irfan dalam pesan singkat, Senin (26/9/2022).
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





