Tekanan Eksternal Jadi Penyebab Utama IHSG Melemah 0,49%
JAKARTA, investor.id - Pada perdagangan sesi I perdagangan Selasa (27/9/2022), IHSG melemah sebesar 34 poin (0,49%) ke level 7.092. Tekanan eksternal disebut masih menjadi penyebab utama IHSG terkikis. Lalu apakah tekanan eksternal itu?
Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, tekanan eksternal tersebut mendorong aksi jual sehingga membuat IHSG melemah. Hal yang sama juga terjadi di bursa regional Asia yang pergerakan mixed. Pelaku pasar dan investor cenderung berhati-hati untuk masuk ke pasar aset berisiko.
Baca Juga:
I“Hal ini seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa kampanye agresif Fed AS melawan inflasi yang apat menyeret ekonomi ke dalam resesi yang lebih dalam, dan pasar menyoroti imbal hasil atau yield US Treasury 10-tahun dan 2 tahun naik melampaui 3,9% dan 4,3%, di pertengahan sesi, level tertinggi sejak 2010 dan 2007,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Selasa (27/9/2022).
Sementara itu, Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, World Bank dalam risetnya mengungkapkan bawha regional Asia Timur dan Pasfik pertumbuhan ekonomi akan melemah di akhir tahun ini, seiring dengan perlambatan di Tiongkok. World Bank memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 di kawasan Asia Timur dan Pasifik, yang mencakup Tiongkok, melambat menjadi 3,2%.
“BMRI. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 9.100-9.475. Sedangkan PER: 10,60x dan PBV: 1,86x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






