Harga CPO Rebound, Akhiri Penurunan Lima Hari
JAKARTA, investor.id - Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives rebound pada perdagangan Kamis (29/9/2022). Akhiri penurunan yang terjadi selama lima hari berturut-turut.
Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Kamis (29/9/2022), kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Oktober 2022 naik 134 Ringgit Malaysia menjadi 3.278 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman November 2022 menguat 123 Ringgit Malaysia menjadi 3.304 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak pengiriman Desember 2022 terkerek 116 Ringgit Malaysia menjadi 3.342 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Januari 2023 terdongkrak 112 Ringgit Malaysia menjadi 3.381 Ringgit Malaysia per ton.
Serta, kontrak pengiriman Februari 2023 meningkat 111 Ringgit Malaysia menjadi 3.423 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Maret 2023 merugi 115 Ringgit Malaysia menjadi 3.464 Ringgit Malaysia per ton.
Trader minyak sawit David Ng mengatakan, harga CPO berjangka mendapatkan kembali daya tariknya setelah penurunan harga baru-baru ini karena ringgit yang lebih lemah mengangkat sentimen pasar.
Sementara itu, pemilik dan salah satu pendiri Palm Oil Analytics yang berbasis di Singapura Sathia Varga mengatakan, ekspor September akan meningkat antara 8-13%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






