Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi - Emas batangan dengan latar belakang dolar AS. ANTARA/Shutterstock/pri.

Ilustrasi - Emas batangan dengan latar belakang dolar AS. ANTARA/Shutterstock/pri.

Emas Bergerak Positif Imbas Gejolak Politik Rusia-Ukraina

Senin, 3 Oktober 2022 | 10:54 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Harga emas bergerak menguat di zona US$ 1.668,24 per troy ons. Pada Senin (3/10/2022) pagi hari ini harga emas bergerak menguat ditopang oleh tingginya tensi Rusia - Ukraina seiring dengan pemberian sanksi terhadap Rusia atas aneksasi wilayah Ukraina dan indeks dolar yang menjauhi zona tertingginya.

Baca juga: Awal Pekan, Harga Emas Naik Rp 2.000 Jadi Rp 945.000 Per Gramnya

Pergerakan emas di awal pekan ini dibuka positif didukung oleh kekhawatiran ketidakpastian geopolitik di wilayah Rusia - Ukraina. Ukraina mengklaim kendali penuh dari pusat logistik wilayah timur Lyman yang telah direbut oleh Rusia dari Ukraina pada Mei lalu dan telah dijadikan sebagai pusat logistik dan transportasi oleh Rusia. Rusia tidak menyebutkan Lyman meskipun dikatakan pasukan Rusia telah menghancurkan tujuh depot artileri dan rudal wilayah Ukraina meliputi Kharkiv, Zaporizhzhia, Mykolaiv dan Donetsk.

Rusia mendeklarasikan aneksasi empat wilayah yang mencakup hampir seperlima Ukraina termasuk area Lyman dan Zaporizhzhia, rumah bagi pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa, setelah mengadakan apa yang disebutnya referendum di wilayah pendudukan Ukraina. Amerika Serikat memberlakukan sanksi luas terhadap Rusia atas upaya aneksasi atas bagian-bagian Ukraina yang menargetkan ratusan orang dan perusahaan, termasuk mereka yang berada di kompleks industri militer Rusia dan anggota parlemen.

Baca juga: Emas Naik US$ 3,4 Pasca Data Inflasi AS Lebih Kuat dari Perkiraan

Departemen Keuangan AS mengatakan pihaknya menjatuhkan sanksi pada 14 orang di kompleks industri militer Rusia, dua pemimpin bank sentral, anggota keluarga pejabat tinggi dan 278 anggota legislatif. Kanada juga turut mengumumkan tindakan terhadap puluhan oligarki, elit keuangan dan anggota keluarga mereka, serta 35 pejabat senior yang didukung Rusia. Inggris juga turut memberikan sanksi terhadap Gubernur Bank Sentral Rusia berupa pembekuan aset dan larangan perjalanan.

Australia turut memberlakukan sanksi keuangan dan larangan perjalanan menargetkan individu yang menurut pemerintah Australia melanggar hukum internasional atas tindakannya yang melegitimasi tindakan referendum Rusia.

Baca juga: Pegadaian Tularkan ‘Semangat Emas’ Ekosistem Kreatif

Emas berada dalam tren melemah karena kondisi tingginya suku bunga acuan namun memanasnya konflik politik Rusia - Ukraina mendorong daya tarik emas sebagai aset lindung nilai sehingga emas bergerak menguat. Turut menopang harga emas yaitu indeks dolar yang bergerak melemah di zona 111.84.

Harga emas menguat dengan support saat ini beralih ke areal US$ 1.652,52 dan resistance terdekatnya berada di areal US$ 1.676,60. Support terjauhnya berada di areal US$ 1.645,34 hingga ke areal US$ 1.639,85, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal US$ 1.684,20 hingga ke areal US$ 1689,69.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com