Jumat, 15 Mei 2026

2023, Waskita (WSKT) Naikkan Target Kontrak Baru

Penulis : Herman
4 Okt 2022 | 19:07 WIB
BAGIKAN
Sejumlah pekerja mengerjakan pembuatan full slab di plant Grup Waskita. (Dok. BeritaSatu Photo)
Sejumlah pekerja mengerjakan pembuatan full slab di plant Grup Waskita. (Dok. BeritaSatu Photo)

JAKARTA, investor.id Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Waskita Karya Tbk (WSKT) Wiwi Suprihatno mengungkapkan, perseroan akan menaikkan target nilai kontrak baru pada 2023 menjadi Rp 30-35 triliun, seiring dengan perbaikan fundamental perusahaan.

Adapun tahun ini, target nilai kontrak baru Waskita sebesar Rp 25-30 triliun. Realisasinya sudah mencapai 42%. Perseroan masih optimistis untuk bisa mencapai target tersebut pada sisa tahun 2022.

“Kami masih optimistis karena memang untuk sektor konstruksi saat ini mulai banyak pengumuman pemenang tender sampai akhir tahun,” kata Wiwi dalam acara dialog bertajuk “Jalan Panjang Menuju Pemulihan WSKT” yang digelar Mirae Asset Sekuritas, Selasa (4/10/2022).

ADVERTISEMENT

Selain meningkatkan target nilai kontrak baru, Wiwi mengatakan untuk kontrak baru infrastruktur air juga akan terus digenjot.

“Saat ini fokus utama kami masih pada infrastruktur, salah satunya mengenai pembangunan infrastruktur air. Sesuai dengan champion segmen Waskita yaitu water infrastructure, sampai 2025 kami mengharapkan kontribusi Waskita pada perolehan nilai kontrak baru untuk sektor air ini bisa sampai 30%,” paparnya.

Wiwi menambahkan, WSKT juga akan memperluas sasaran proyek infrastruktur yang ada di luar negeri, khususnya untuk projek jalan, infrastruktur air, termasuk bandara. Sampai saat ini, WSKT telah memiliki beberapa portofolio proyek di Timor Leste, yakni proyek jalan nasional dan dalam proses tender untuk projek bandara nasional di Timor Leste.

“Kami juga mengejar konstruksi jalan nasional di Afrika. Mudah-mudahan ini tercapai, masih dalam proses,” ujar Wiwi.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia