Jumat, 15 Mei 2026

Harga CPO Terus Melesat

Penulis : Indah Handayani
8 Okt 2022 | 06:00 WIB
BAGIKAN
Petani menunjukkan buah sawit di perkebunan kelapa sawit di Bogor, Jawa Barat.  Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Petani menunjukkan buah sawit di perkebunan kelapa sawit di Bogor, Jawa Barat. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id - Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives terus melesat pada perdagangan Jumat (7/10/2022). Dengan demikian, harga CPO mencatatkan kenaikan dalam tujuh hari berturut-turut. Hal ini terdorong oleh faktor eksternal dari kenaikan harga minyak mentah dan minyak kedelai.

Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Jumat (7/10/2022), kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Oktober 2022 menguat 41 Ringgit Malaysia menjadi 3.630 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman November 2022 naik 129 Ringgit Malaysia menjadi 3.790 Ringgit Malaysia per ton.

Sementara itu, kontrak pengiriman Desember 2022 terkerek 137 Ringgit Malaysia menjadi 3.837 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Januari 2023 terdongkrak 139 Ringgit Malaysia menjadi 3.876 Ringgit Malaysia per ton.

ADVERTISEMENT

Serta, kontrak pengiriman Februari 2023 meningkat 135 Ringgit Malaysia menjadi 3.90 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Maret 2023 merugi 124 Ringgit Malaysia menjadi 3.936 Ringgit Malaysia per ton.

Pemilik dan salah satu pendiri Palm Oil Analytics yang berbasis di Singapura Sathia Varga mengatakan, minyak sawit membuat keuntungan paling mengesankan dalam delapan minggu terakhir. Hal ini memulihkan semua kerugian dari dua minggu sebelumnya.

Senada dengannya, pedagang minyak sawit David Ng mengatakan faktor-faktor ini telah mengangkat sentimen di pasar minyak sawit.

"Ekspektasi output yang lebih lemah dari perkiraan juga dilihat sebagai pendukung harga jangka pendek," katanya

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia