Asumsi Nilai Tukar Rupiah Perlu Dikaji Ulang Jadi Rp 15.600 Per Dolar AS
JAKARTA, investor.id - Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyebut pemerintah perlu mengkaji ulang asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada APBN 2023. Nilai tukar rupiah dalam APBN, yakni Rp 14.800.
“Asumsi nilai tukar dalam APBN 2023 perlu dilakukan revisi, karena terjadi perubahan dinamika ekonomi. Moderasi harga komoditas berpengaruh terhadap pertahanan stabilitas rupiah. Jadi sebaiknya direvisi dari Rp 14.800 di asumsi APBN 2023 menjadi Rp 15.600 per dolar AS,” kata Bhima dikutip Selasa (18/10/2022).
Menurutnya, pada semester I 2022, nilai tukar rupiah masih bisa terjaga dengan bantuan bonanza komoditas. Begitu terjadi pembalikan arah, maka tekanan kurs bisa terjadi.
“Berikutnya penyesuaian kurs rupiah mendesak dilakukan, karena postur belanja akan alami peningkatan terutama belanja subsidi energi,” ungkap Bhima
Diketahui, pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) juga menyepakati anggaran subsidi energi di 2023 sebesar Rp 211,9 triliun. Asumsi dasar makro 2023 menyebutkan target pertumbuhan ekonomi di 5,3 persen, inflasi year on year 3,6 persen, nilai tukar Rp 14.800.
“Dikhawatirkan realisasi subsidi energi yang lebih tinggi dari rencana membuat tekanan pada penyesuaian harga BBM kembali terjadi tahun depan,” sebut Bhima.
Di tengah penguatan dolar AS terhadap rupiah, Bhima mengatakan pemerintah bisa melakukan extra effort, yaitu mendorong devisa hasil ekspor lebih banyak dikonversi ke kurs rupiah, terutama devisa pertambangan dan hasil perkebunan.
“Dalam situasi strong dolar terjadi secara kontinu maka BI perlu mempersiapkan capital control atau syarat bagi eksportir untuk menyimpan hasil ekspor dalam perbankan domestik selama sekurangnya 6-9 bulan,” tuturnya
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

