Kamis, 14 Mei 2026

Rampung November, Presiden Jokowi Puji Keseriusan Timah (TINS) Bangun Smelter

Penulis : Novy Lumanauw
20 Okt 2022 | 11:06 WIB
BAGIKAN
Presiden Jokowi pada pembukaan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2022, Jakarta, Kamis (13/10/2022).
Presiden Jokowi pada pembukaan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2022, Jakarta, Kamis (13/10/2022).

JAKARTA, Investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji keseriusan PT Timah Tbk (TINS) membangun fasilitas peleburan (smelter) untuk merealisasikan hilirisasi industri penambangan timah di Indonesia.

“Hari ini, saya melihat smelter baru yang dimiliki PT Timah. Ini menunjukkan keseriusan kita dalam rangka hilirisasi timah. Nikel sudah, timah, dan bauksit. Ini semuanya akan saya ikuti,” kata Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan Top Submerged Lance (TSL) Ausmelt PT Timah Tbk di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (20/10/2022).

Presiden Jokowi juga menyambut gembira bahwa proyek pembangunan smelter akan selesai pada November mendatang sehingga diharapkan pergerakan hilirisasi timah akan segera mengikuti seperti yang telah dilakukan untuk komoditas tambang nikel.

ADVERTISEMENT

“Tetapi kita belum berhitung kapan akan kita stop untuk ekspor bahan mentah timah. Perlu kita hitung, sehingga nanti semuanya akan berjalan dengan baik, tidak ada yang dirugikan,” jelas Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa hilirisasi bahan tambang itu memang harus dihentikan dan akan dialihkan ke industrial downstreaming. “Semuanya masuk ke hilirisasi ya, karena nilai tambahnya ada di situ, added value-nya ada di situ,” ujar Presiden Jokowi.

Timah akan merampungkan peleburan (smelter) barunya. Bulan November 2022 selesai dan tahun depan sudah beroperasi.

Saat ini, progres smelter ini sudah mencapai 97% dan perkiraan November 2022 sudah rampung. Diharapkan smelter mampu untuk mengolah atau meleburkan konsentrat biji timah dengan kadar 40% (low grade). Proses peleburan yang lebih cepat dari smelter baru ini memperlihatkan efisiensi 25%-34% dibandingkan smelter eksisting.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 37 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 48 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia