Jumat, 15 Mei 2026

CAKK Cetak Kenaikan Paling Pesat, IHSG Ditutup Melambung 1,75%

Penulis : Indah Handayani
20 Okt 2022 | 15:45 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Dibuka melemah 12,83 poin (0,19%) di posisi 6.847, IHSG melambung 120,23 poin (1,75%) ke level 6.980,65 pada penutupan perdagangan sesi II, Kamis (20/10/2022). IHSG hari ini bergerak mixed di rentang 6.847-6.986. Saham CAKK cetak kenaikan paling pesat.

Selama sesi II, nilai perdagangan mencapai sekitar Rp 15,79 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 1,41 juta kali transaksi. Sebanyak 350 saham mencatatkan kenaikan, 196 saham terkoreksi, dan 158 saham stagnan.

Saham-saham unggulan bergerak menguat pada penutupan perdagangan sesi II. Alhasil, menopang IHSG untuk melambung. Berdasarkan website IDX pada pukul 15.15 WIB, saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 melesat 2,01%, Investor33 naik 2,26%, dan saham-saham syariah tergabung dalam JII menguat 1,74%. 

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, seluruh sektor saham bergerak menghijau pada penutupan perdagangan sesi II. IDX sektor energi meroket, setelah naik tinggi sebesar  2,84%. Disusul kenaikan IDX sektor konsumen primer 2,51%, IDX sektor bahan baku 1,41%, IDX sektor property dan real estate 1,18%, dan IDX sektor keuangan 1,16%.

Sejalan dengan penguatan IHSG, kelima saham ini cetak kenaikan paling pesat, yaitu saham PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) naik Rp 54 (24,32%) menjadi Rp 276, PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) melesat Rp 34 (12,5%) menjadi Rp 306, PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) naik Rp 28 (10,53%) menjadi Rp 294, PT Astrindo Nusnatara Infrastruktur Tbk (BIPI) menguat Rp 14 (10,07%) menjadi Rp 152, dan PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) naik Rp 6 (7,69%) menjadi Rp 84.

Sedangkan kelima saham ini tercatat sebagai saham dengan penurunan terdalam, yaitu saham PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS), PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), dan PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK).

Pada penutupan sesi II, mayoritas bursa saham Asia bergerak memerah. Nikkei (Jepang) turun 0,92%, Shanghai (Tiongkok) menurun 0,31%, dan Hang Seng (Hong Kong) merosot 1,40%. Sedangkan Straits Time (Singapura) naik tipis 0,05%.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia