Jumat, 15 Mei 2026

Laba Mitratel (MTEL) Loncat!

Penulis : Thresa Sandra Desfika
28 Okt 2022 | 14:25 WIB
BAGIKAN
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel. Foto ilustrasi: Perseroan
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel. Foto ilustrasi: Perseroan

JAKARTA, investor.id - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel meraih pendapatan Rp 5,60 triliun sampai 30 September 2022. Meningkat 11,5% dari posisi periode yang sama tahun lalu Rp 5,02 triliun.

Dalam laporan keuangan hingga kuartal III-2022, Mitratel meraup laba tahun berjalan senilai Rp 1,22 triliun, loncat sekitar 18% secara year on year (yoy) dari Rp 1,03 triliun.

Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 3 triliun, lebih besar dari sembilan bulan 2021 dengan nilai Rp 2,58 triliun.

ADVERTISEMENT

Laba bruto MTEL mencapai Rp 2,6 triliun per akhir September tahun ini, meningkat dari Rp 2,44 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Mitratel membukukan beban usaha senilai Rp 361,07 miliar sehingga laba usaha perseroan hingga kuartal ketiga 2022 adalah Rp 2,23 triliun.

Total aset MTEL per 30 September 2022 turun jadi Rp 54,93 triliun, dari Rp 57,72 triliun per 31 Desember 2021.

Liabilitas sampai dengan 30 September 2022 berkurang jadi Rp 21,69 triliun. Per 31 Desember 2021 jumlahnya Rp 24,08 triliun.

Sedangkan ekuitas per 30 September 2022 berjumlah Rp 33,23 triliun. Pada 31 Desember 2021, ekuitas MTEL tercatat sebanyak Rp 33,64 triliun.

Mitratel juga mencatatkan kas dan setara kas hingga akhir September kemarin sebesar Rp 5,4 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia