Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Naik Terdorong Gangguan Pipa Minyak Druzhba

Penulis : Indah Handayani
16 Nov 2022 | 06:30 WIB
BAGIKAN
Stasiun penerima pipa minyak Druzhba antara Hongaria dan Rusia dengan pelat peringatan pembangunannya di Kilang Duna (Danube) Perusahaan MOL Hongaria yang terletak di dekat Szazhalombatta, sekitar 30 km sebelah selatan Budapest. (FOTO: ATTILA KISBENEDEK / AFP)
Stasiun penerima pipa minyak Druzhba antara Hongaria dan Rusia dengan pelat peringatan pembangunannya di Kilang Duna (Danube) Perusahaan MOL Hongaria yang terletak di dekat Szazhalombatta, sekitar 30 km sebelah selatan Budapest. (FOTO: ATTILA KISBENEDEK / AFP)

NEW YORK, investor.id - Harga minyak naik pada Selasa (16/11/2022). Terdorong bahwa pasokan minyak ke Hungaria melalui pipa minyak Druzhba telah dihentikan sementara, karena penurunan tekanan.

Minyak mentah Brent berjangka naik 72 sen menjadi menetap di US$ 93,86 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik US$1,05 menjadi US$ 86,92.

Monopoli pipa Transneft milik Rusia telah dikabarkan Ukraina mengalami gangguan pipa, kantor berita RIA mengutip Transneft mengatakan pada Selasa (16/11/2022).

ADVERTISEMENT

Amerika Serikat (AS) mengatakan sedang menyelidiki laporan yang belum terkonfirmasi bahwa rudal Rusia menyebabkan ledakan sehingga menewaskan dua orang di sebuah desa Polandia dekat perbatasan dengan Ukraina.

Larangan Uni Eropa untuk minyak mentah Rusia yang dikirim melalui laut, akan dimulai pada 5 Desember, berarti 1,1 juta barel per hari (bpd) harus diganti, Badan Energi Internasional mengatakan pada Selasa (16/11/2022).

“Ketika Anda melihat apa yang kami lihat dari IEA tentang persediaan minyak global, itu seharusnya sangat bullish,” kata Phil Flynn, seorang analis di Price Futures Group.

Menambah dukungan untuk harga minyak, harga produsen AS meningkat kurang dari yang diharapkan pada bulan Oktober dan angka inflasi mulai mereda yang dapat memungkinkan Federal Reserve untuk memperlambat kenaikan suku bunga yang agresif.

Indeks Wall Street naik setelah data tersebut, sementara indeks dolar AS turun, membuat minyak berdenominasi greenback lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

"Data inflasi cukup positif. Saham lepas landas dari itu dan sepertinya kita terseret lebih tinggi sekarang. Kami masih dalam efek pembalikan dolar,” kata John Kilduff, partner di Again Capital LLC di New York.

IEA memperkirakan, prospek ekonomi yang suram akan menempatkan penggunaan minyak global pada jalur terkontraksi hampir seperempat juta barel per hari pada kuartal IV-2022 year on year (yoy). Dengan pertumbuhan permintaan melambat menjadi 1,6 juta barel per hari pada 2023 dari 2,1 juta barel per hari tahun ini.

Stok minyak mentah AS turun sekitar 5,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 11 November, menurut sumber pasar yang mengutip angka American Petroleum Institute pada Selasa. Persediaan bensin naik sekitar 1,7 juta barel, sementara stok sulingan naik sekitar 850 ribu barel.

Data pemerintah AS tentang persediaan akan dirilis hari Rabu (16/11/2022).

Di Tiongkok, kasus Covid-19 meningkat lebih lanjut, termasuk di ibu kota Beijing, dan pertumbuhan output pabrik negara tersebut melambat.

Bank investasi JPMorgan memangkas perkiraan kuartalan dan setahun penuh untuk pertumbuhan ekonomi di Tiongkok. Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global 2022 untuk kelima kalinya sejak April, mengutip meningkatnya tantangan ekonomi termasuk inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 48 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 52 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia