Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Sigma Energy Compressindo Tbk. Foto: Perseroan

PT Sigma Energy Compressindo Tbk. Foto: Perseroan

Baru Listing April, Kinerja Laba Sigma Energy (SICO) Sudah Menjanjikan

Jumat, 25 November 2022 | 10:06 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) memperlihatkan kinerja yang cukup menjanjikan. Sebagai emiten pendatang baru dan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada April lalu, perseroan sudah mendulang untung dengan mencetak laba positif.

Dilihat dari laporan keuangan konsolidasian perseroan per September 2022, emiten energi ini tercatat meraup laba bersih periode berjalan sebesar Rp 8,78 miliar pada periode Januari-September 2022. Torehan itu terbang 28,36% jika dibandingkan perolehan laba bersih periode sama tahun lalu sebesar Rp 6,84 miliar.

Baca juga: J Trust Bank (BCIC) Segera Penuhi Modal Inti Minimum Rp 3 Triliun

Corporate Secretary SICO Nurjamil menjelaskan bahwa pertumbuhan laba bersih perseroan pada kuartal III-2022 utamanya didongkrak oleh jumlah pendapatan usaha yang mencapai Rp 55,78 miliar, atau naik 1,38% dibandingkan pendapatan usaha pada kuartal III-2021 sebesar Rp 55,02 miliar.

Kontributor lain yang mengerek kenaikan laba bersih SICO pada kuartal III-2022 adalah menurunnya jumlah beban pokok pendapatan sebesar Rp 26,69 miliar. Angka ini menyusut sekitar 13% daripada beban pokok pendapatan per kuartal III-2021 yang tercatat defisit sebesar Rp 30,70 miliar.

"Berkaca dari performa tersebut, maka laba kotor perseroan pada kuartal III-2022 menjadi Rp 27,09 miliar, atau mengalami pertumbuhan sebesar 11,38% daripada pada kuartal III-2021 yang membukukan laba kotor sebesar Rp 24,32 miliar," tulis Nurjamil dalam keterangannya, Jumat (25/11/2022).

Tidak berhenti di situ, dari sisi jumlah laba komprehensif periode berjalan, SICO juga membukukan kenaikan sekitar 24% menjadi Rp 8,75 miliar dibandingkan laba komprehensif kuartal III-2021 sebesar Rp 7,03 miliar.

Sampai saat ini, perseroan tercatat memiliki total laba komprehensif berjalan sebesar Rp 121,30 miliar, surplus Rp 54,08 miliar atau setara 80,44% dibandingkan dengan total aset per 31 Desember 2021 yang hanya di posisi Rp 67,22 miliar.

Masih mengacu dari laporan keuangan perseroan, kenaikan laba komprehensif itu di-generate oleh deposito yang dilakukan SICO di bank Hana sebesar Rp 24 miliar dan Rp 20 miliar di Bank Permata (BNLI). Termasuk, kenaikan terhadap uang muka untuk pembelian persediaan spareparts dan pembelian tanah yang semua dananya berasal dari hasil IPO, serta kenaikan atas piutang lain-lain pihak ketiga.

Kabar baik lainnya yaitu total liabilitas SICO sepanjang sembilan bulan tahun ini yang melorot hingga 47,86% menjadi Rp 13,44 miliar dari liabilitas sebelumnya yang mencapai Rp 25,78 miliar per 31 Desember 2021.

Baca juga: Penjualan Emiten Haji Isam (JARR) Terbang 2.083%

Nurjamil menambahkan, penurunan tersebut berkat menurunnya beban utang bank. Pasalnya, melalui pemanfaatan dana hasil IPO, perseroan telah berhasil melunasi seluruh pinjaman kepada Keb Hana Bank sebesar Rp 8,84 miliar.

"Jumlah ekuitas perseroan sampai per kuartal III 2022 juga meningkat menjadi Rp 107,86 miliar dibandingkan posisi pada akhir Desember 2021 sebesar Rp 41,44 miliar," tutup Nurjamil.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com