Jumat, 15 Mei 2026

BEI Pasang Target 57 Perusahaan IPO pada 2023

Penulis : Whisnu Bagus Prasetyo
26 Nov 2022 | 08:31 WIB
BAGIKAN
Layar elektronik menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis (11/6/2020).  Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Layar elektronik menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis (11/6/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) pasang target sebanyak 57 perusahaan bakal melakukan penawaram umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada 2023. Sementara hingga akhir tahun 2022 ditargetkan 58-60 perusahaan.

"Hingga kini (22 November 2022) sudah ada 54 perusahaan yang melakukan IPO," kata Direktur Utama BEI Iman Rachman dalam media gathering di Bandung, Jumat (25/11/2022).

Perusahaan yang melantai di bursa pada 2023 mayoritas datang dari sektor konsumen non primer, teknologi, dan enegeri. Sedangkan sisanya tersebar pada sektor lainnya

ADVERTISEMENT

Iman mengatakan hingga akhir 2022 kemungkinan ada sekitar empat perusahaan yang ada dalam pipeline untuk melakukan IPO. "Semuanya perusahaan swasta," kata dia.

Adapun empat perusahaan yang sudah berada pada sistem e-IPO, yaitu PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE), PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) dan PT Personel Alih Daya Tbk (PADA).

Sebagai gambaran sepanjang 2021 ada perusahaan melakuan IPO di BEI dengan menghimpun dana Rp 62,2 triliun, atau naik dari 2020 sebanyak 51 perusahaan.

Iman mengatakan sejalan dengan upaya market deepening (pendalaman pasar), BEI pada 2026 menargetkan perusahaan yang melantai di bursa mencapai 1.000.

Adapun hingga kini atau 22 Oktober 2022, perusahaan yang tercatat di BEI mencapai 810 atau naik 43,1% dari tahun 2021 sebanyak 566 perusahaan.

Jumlah perusahaan di BEI kedua tertinggi di Asia Tenggara di bawah bursa Malaysia sebanyak 967 perusahaan tercatat. Namun lebih baik dari bursa Thailand 795 perusahaan, bursa Singapura 655 perusahaan, bursa Vietnam 401 perusahaan dan bursa Filipina 284 perusahaan.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia