Jumat, 15 Mei 2026

BUMI Private Placement Lagi Rp 80 per Saham, Grup Salim kok Masuknya di Harga Rp 120?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
28 Nov 2022 | 09:06 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)
Ilustrasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement. Kali ini terjadi setelah perseroan baru menggelar private placement superjumbo Rp 24 triliun pada Oktober lalu, di mana Grup Salim ikut masuk.

Dalam keterbukaan informasi perseroan dijelaskan bahwa private placement akan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp 80 per saham. Harga itu merupakan harga konversi OWK yang berlaku terhadap pelaksanaan hak konversi OWK tersebut.

Harga pelaksanaan PMTHMETD telah ditentukan sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal, yaitu Peraturan Nomor 1-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat, Lampiran II Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00101/BEI/12-2021 tanggal 21 Desember 2021.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, BUMI juga telah melaksanakan private placement 200 miliar saham pada Oktober. Sebanyak 200 miliar saham baru seri C diterbitkan dengan harga pelaksanaan Rp 120 per saham. Karena itu, nilai dari aksi korporasi ini mencapai Rp 24 triliun.

Pemodal yang masuk adalah Grup Salim, Agoes Projosasmito, dan Bakrie. Salim, Agoes, dan Bakrie menyuntikkan modal ke BUMI lewat Mach Energy (Hongkong) Limited (MEL). Selain itu, Salim bersama Agoes juga menambah modal BUMI melalui Treasure Global Investments Limited (TGIL).

BUMI menetapkan bahwa harga pelaksanaan private placement pada Oktober lalu adalah Rp 120 per saham sehingga jumlah keseluruhannya Rp 24 triliun atau setara dengan sebesar-besarnya US$ 1,6 miliar pada kurs tukar Rp 15.000/USD yang telah disepakati antara perseroan dan pemodal.

Manajemen perseroan menjelaskan bahwa penetapan harga pelaksanaan ditentukan berdasarkan kesepakatan para pihak, dilaksanakan dengan wajar (arm’s length transaction), tidak melanggar undang-undang yang berlaku, dan dilaksanakan dengan tidak merugikan pemegang saham bukan pengendali dan bukan pemegang saham utama.

Private Placement Terbaru

Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dalam rangka private placement terbaru sebanyak 27.479.434.606 saham seri C. Sehingga nilai private placement dalam rangka OWK kali ini sebesar Rp 2,19 triliun di mana harga pelaksanaannya Rp 80 per saham.

Seluruh saham baru yang akan diterbitkan dalam PMTHMETD ini akan diambil bagian oleh pemegang obligasi wajib konversi (OWK) terkait dalam rangka pelaksanaan hak konversi OWK.

Tanggal pelaksanaan PMHMETD pada 2 Desember 2022 dan pemberitahuan hasil pelaksanaan PMTHMETD pada 6 Desember 2022.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava menjelaskan, CIC (China Investment Corporation) adalah pihak yang akan mengkonversi OWK terbesar pada private placement kali ini. Mereka akan mengkonversi semua OWK-nya (dipegang melalui Innovate) menjadi saham.

“Karena itu, porsi saham mereka di BUMI akan mencapai lebih 10% pada 5 Desember 2022,” jelas Dileep dalam keterangan tertulis, Senin (28/11/2022).

“Tetap menjadi pemegang saham signifikan dan ada di dewan BUMI. Dan tidak akan diperdagangkan,” lanjutnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia