Saham-saham Inggris dan Prancis Menghijau, Jerman Melempem
LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris dan Prancis berakhir menghijau pada perdagangan Selasa (29/11/2022). Sedangkan saham-saham Jerman melempem.
Saham-saham Inggris berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London bertambah 37,98 poin (0,51%) menjadi menetap di 7.512,00 poin.
Indeks FTSE 100 merosot 12,65 poin (0,17%) menjadi 7.474,02 poin pada Senin (28/11/2022). Setelah terangkat 20,07 poin (0,27%) menjadi 7.486,67 poin pada Jumat (25/11/2022). Terkerek 1,36 poin (0,02%) menjadi 7.466,60 poin pada Kamis (24/11/2022).
Standard Chartered PLC, sebuah perusahaan jasa keuangan dan perbankan multinasional yang beroperasi di sektor konsumen, korporasi dan institusi melonjak 5,04 %, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
Hal senada dialami saham-saham Prancis yang berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya. Dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris sedikit menguat 3,77 poin (0,06%) menjadi menetap di 6.668,97 poin.
Indeks CAC 40 terpangkas 47,28 poin (0,70%) menjadi 6.665,20 poin pada Senin (28/11/2022). Setelah bertambah 5,16 poin (0,08%) menjadi 6.712,48 poin pada Jumat (25/11/2022). Terangkat 28,23 poin (0,42%) menjadi 6.707,32 poin pada Kamis (24/11/2022).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 16 saham berhasil membukukan keuntungan, sedangkan 24 saham lainnya menderita kerugian.
ArcelorMittal SA, sebuah perusahaan manufaktur baja multinasional Luksemburg meningkat 2,98 %, menjadi top gainer dari saham blue chips.
Sementara itu, Saham-saham Jerman membukukan kerugian untuk hari kedua berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt merosot 27,91 poin (0,19%) menjadi menetap di 14.355,45 poin.
Indeks DAX 40 anjlok 158,02 poin (1,09%) menjadi 14.383,36 poin pada Senin (28/11/2022). Setelah menguat 1,82 poin (0,01%) menjadi 14.541,38 poin pada Jumat (25/11/2022). Terangkat 111,97 poin (0,78%) menjadi 14.539,56 poin pada Kamis (24/11/2022).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 16 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 23 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.
Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.
Sartorius AG, sebuah perusahaan yang memproduksi dan memasarkan peralatan dan komponen elektronik presisi Jerman mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 3,81%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






