Laba Bersih Tokcer, 2 Emiten Grup Bakrie hingga SMDR Masuk IDX Sharia Growth
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi mayor terhadap indeks saham syariah, yakni IDX Sharia Growth.
“Jumlah saham yang digunakan dalam perhitungan indeks efektif berlaku pada tanggal 1 Desember 2022,” jelas pengumuman BEI dikutip Kamis (1/12/2022).
Untuk IDX Sharia Growth, periode efektif konstituen Desember 2022-Mei 2023 dan periode efektif jumlah saham perhitungan indeks Desember 2022-Mei 2023.
14 nama baru dimasukkan pada indeks ini, seperti saham emiten Grup Bakrie, yakni PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Selain itu, ada PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).
Ada juga 14 saham keluar dari indeks ini, di antaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Dalam situs resmi BEI dijelaskan bahwa IDX Sharia Growth (IDXSHAGROW) adalah indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 saham syariah yang memiliki tren pertumbuhan laba bersih dan pendapatan relatif terhadap harga dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik.
IDX Sharia Growth diluncurkan pada tanggal 31 Oktober 2022. Sama seperti ISSI, review saham syariah yang menjadi konstituen IDX Sharia Growth dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun, Mei dan November, mengikuti jadwal review DES oleh OJK.
BEI menentukan dan melakukan seleksi saham syariah yang menjadi konstituen IDX Sharia Growth. Adapun kriteria yang digunakan dalam menyeleksi 30 saham syariah yang menjadi konstituen IDX Sharia Growth adalah sebagai berikut:
- Saham syariah yang masuk dalam konstituen Indeks Jakarta Islamic Index (JII70)
- Membukukan laba bersih dan tidak memiliki rasio price-to-earnings (PER) bernilai ekstrem
- 30 saham syariah dengan nilai skor tren pertumbuhan rasio price-to-earnings ratio (PER) dan tren pertumbuhan rasio price-to-sales ratio (PSR) tertinggi terpilih menjadi konstituen indeks
Berikut 30 saham IDX Sharia Growth:
Berikut konstituen yang keluar dari penghitungan indeks IDX Sharia Growth:
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






