Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)

Ilustrasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)

BUMI Tuntaskan Private Placement Rp 2,19 T, Berikut Daftar Panjang Pemodalnya

Senin, 5 Des 2022 | 07:49 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menuntaskan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement dalam rangka konversi obligasi wajib konversi (OWK) pada 2 Desember 2022. Hal itu berdasarkan keterbukaan informasi biro administrasi efek Ficomindo Buana Registrar.

Jumlah saham yang dicatatkan sebelumnya sebanyak 343.841.242.189 saham, bertambah lagi sejumlah 27.479.434.606 saham. Sehingga jumlah saham BUMI yang dicatatkan sebesar 371.320.676.795 saham.

“Dengan perincian tersebut di atas, maka jumlah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang dicatatkan di Bursa pada tanggal 2 Desember 2022 adalah sejumlah 371.320.676.795 saham,” jelas Direktur Ficomindo Buana Registrar Jimmi Maulana Sidik dikutip Senin (5/12/2022).

Baca juga: Market Cap BUMI Menuju Rp 70 Triliun, Grup Salim Turut Jadi Pengendali

Advertisement

Nama pemodal yang melaksanakan konversi OWK terbesar dalam private placement BUMI kali ini adalah China Investment Corporation (CIC) melalui Innovate Capital Pte Ltd (27.453.459.611 saham).

Selain itu ada perorangan yang juga ikut melaksanakan konversi OWK, yakni Paulus Widarto (375.000 saham), Franky Syah Faizal (875 saham), Gusli Khairi (25.000 saham), Jamiul Abror (29.516 saham), Agussanti (3.750 saham), Tony Noordin (12.500 saham), Oktonora Nainggolan (12.500 saham), Tjia Houten (62.500 saham), Titin Sumarni (162.500 saham), Lydiawati Hendra (14.224 saham), Reksa Dana Sucorinvest Flexy Fund (24.181.990 saham), Aji Santoso (275.000 saham), Indjun (711.235 saham), Vannia Angie Lukito (17.780 saham), Ichwan Susanto Chahyadi (625 saham), Wilson (8.750 saham), Koo Budiarto (50.000 saham), dan Gemmy Yulmarindo (31.250 saham).

Private placement dalam rangka OWK itu dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp 80 per saham. Jumlah saham baru yang diterbitkan sebanyak 27.479.434.606 saham seri C. Sehingga nilai private placement dalam rangka OWK kali ini sebesar Rp 2,19 triliun.

Sebelumnya, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava menjelaskan, China Investment Corporation (CIC) adalah pihak yang akan mengkonversi OWK terbesar pada private placement ini. Mereka akan mengkonversi semua OWK-nya (dipegang melalui Innovate) menjadi saham.

“Karena itu, porsi saham mereka di BUMI akan mencapai lebih 10% pada 5 Desember 2022. Tetap menjadi pemegang saham signifikan dan ada di dewan BUMI. Dan tidak akan diperdagangkan,” jelas Dileep dalam keterangan tertulis, Senin (28/11/2022).

Presiden Direktur Bumi Resources Adika Nuraga Bakrie juga baru-baru ini menjelaskan, efek dari private placement ini bahwa saham BUMI yang akan bertambah sekitar 27 miliar saham sehingga menyebabkan saham BUMI dari 343 miliar saham menjadi sekitar 370 miliar saham.

“Sebagian besar dari 27 miliar saham ini, sekitar 25 miliar saham, akan dipegang oleh CIC (China Investment Corporation),” terang Adika Nuraga dalam paparan publik Bumi Resources, Selasa (29/11/2022).

Menurut dia, CIC adalah mitra strategis dan dipercaya akan menjadi pemegang saham BUMI yang long term.

“Di mana CIC sendiri adalah partner strategis kita dan mereka kita rasa akan menjadi long term holder kepada saham tersebut,” imbuhnya.

“CIC sendiri akan balik memiliki sekitar 10% di BUMI sehingga ini akan menjadi sangat strategis bagi kita,” tutup Adika Nuraga.

Baca juga: BUMI Private Placement Lagi Rp 80 per Saham, Grup Salim kok Masuknya di Harga Rp 120?

Sebelumnya, BUMI juga telah melaksanakan private placement 200 miliar saham pada Oktober. Sebanyak 200 miliar saham baru seri C diterbitkan dengan harga pelaksanaan Rp 120 per saham. Karena itu, nilai dari aksi korporasi ini mencapai Rp 24 triliun.

Pemodal yang masuk adalah Grup Salim, Agoes Projosasmito, dan Bakrie. Salim, Agoes, dan Bakrie menyuntikkan modal ke BUMI lewat Mach Energy (Hongkong) Limited (MEL). Selain itu, Salim bersama Agoes juga menambah modal BUMI melalui Treasure Global Investments Limited (TGIL).

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com