Jumat, 15 Mei 2026

Wintermar (WINS) Lunasi Pinjaman dari IFC US$ 45 Juta

Penulis : Thresa Sandra Desfika
6 Des 2022 | 15:13 WIB
BAGIKAN
PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS). (Ilustrasi/Perseroan).
PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS). (Ilustrasi/Perseroan).

JAKARTA, investor.id - Pada tanggal 5 Desember 2022, Grup Wintermar (WINS) melunasi sepenuhnya fasilitas pinjaman US$ 45 juta dari IFC (International Finance Corporation) yang ditandatangani pada Desember 2011.

Pinjaman IFC memungkinkan Wintermar untuk mengubah armadanya menjadi kapal bernilai lebih tinggi melalui pembelian 8 OSV. Meskipun jatuh tempo pinjaman telah diperpanjang hingga tahun 2025, melalui manajemen kas yang lebih baik, perusahaan dapat melunasi pinjaman lebih awal pada Desember 2022.

Managing Director WINS Sugiman Layanto mengatakan, Wintermar menghargai IFC sebagai mitra yang berperan penting dalam pertumbuhan Wintermar.

ADVERTISEMENT

“Hubungan kami dengan IFC telah memfasilitasi pertumbuhan perusahaan menjadi pemilik serta operator kapal internasional yang diakui di industri offshore. Dengan dukungan IFC, Wintermar terus mengembangkan dan menegaskan kembali praktik terbaik dalam standar lingkungan, sosial, serta tata kelola perusahaan. Kami bersyukur bahwa kami dapat menyelesaikan pelunasan pinjaman lebih cepat dari jadwal pembayaran. Kami berharap dapat melanjutkan hubungan kami,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Selasa (6/12/2022).

Country Manager IFC untuk Indonesia dan Timor-Leste Azam Khan mengatakan, pihaknya sangat senang dengan kemitraan jangka panjang IFC dengan Wintermar. Hal ini menunjukkan komitmen IFC dan dukungan berkelanjutan kami terhadap mitra lokal terutama selama masa-masa sulit ini.

“Kami berharap dapat melanjutkan kemitraan ini, serta mendukung inisiatif perusahaan seperti pengembangan energi angin lepas (offshore wind) dan upaya energi terbarukan lainnya,” imbuhnya.

Wintermar dalam beberapa bulan terakhir telah memulai program penambahan armada, dengan total akuisisi 2 PSV pada tahun 2021 serta 1 PSV dan 5 AHTS pada tahun 2022 melalui kas internal dan pinjaman berjangka sebesar US$ 14 juta. Net gearing setelah pelunasan ini masih cukup rendah pada 8,9%, memberikan ruang untuk pertumbuhan lebih lanjut di tahun-tahun mendatang.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 44 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia