Intip Tips Capai Tujuan Finansial Dengan Reksa Dana
JAKARTA, investor.id – Reksa dana menjadi salah satu instrument investasi untuk mencapai tujuan finansial. Berikut ada beberapa tips yang diberikan praktisi dan para ahli investasi agar sukses mencapai tujuan finansial dengan reksadana.
Praktisi dan Inspirator Investasi Ryan Filbert menegaskan bahwa investasi secara berkala pada instrumen apapun memberikan hasil lebih optimal daripada hanya sekali. "Membeli berkala adalah jalan terbaik dengan effort terkecil. Tapi bila mau menambah ketika diskon besar maka boleh-boleh saja dilakukan," ungkapnya di sela FestiFund 2022 yang diselenggarakan oleh PT Indo Premier Sekuritas di Jakarta, pada akhir pekan lalu.
Apalagi bagi awam, lanjut dia, sarannya, semakin awam maka semakin seringlah membeli. Selanjutnya bagi yang memiliki pengetahuan maka ketika terjadi penurunan, justru bisa semakin banyak membeli, kendati harus dipahami kalau mereka yang punya pengetahuan belum tentu punya mental.
Ia pun meyakinkan bahwa untuk jangka panjang, investasi pada instrumen risiko tinggi sebenarnya cenderung memberikan hasil positif. Namun untuk memastikan kinerja positif ini, ia pun menganjurkan investor untuk melakukan monitoring setahun sekali.
"Bila kinerjanya tertinggal maka beri kesempatan 1 tahun lagi. Jika tetap tertinggal maka sebaiknya 'ganti supir'. Selain itu, semisal target reksa dana 5 tahun, tapi telah terpenuhi di tahun ketiga maka sebaiknya tarik dananya dan pindahkan ke deposito atau pasar uang," tegasnya.
Pada sisi yang lebih praktis dalam menganalisis dan memilih reksa dana terbaik untuk mencapai tujuan keuangan, personal Finance Enthusiast Dani Rachmat menganjurkan investor memerhatikan pilihan platform investasi, timeline dan horizon investasi, profil risiko, kepastian availability, informasi dan reputasi reksa dananya, strategi investasi, fitur pembanding, AUM reksa dana dan biaya-biayanya.
Dani menambahkan, platform investasi yang dipilih harus memiliki reputasi bagus, terdaftar dan diawasi oleh otoritas keuangan, memiliki beberapa pilihan investasi dan memudahkan reinvestasi," terangnya.
Begitu juga dalam memilih Manajer Investasi (MI), imbuhnya, pilihlah MI yang terpercaya dan bereputasi bagus, lihat berapa banyak dana kelolaan sebuah reksa dana, cari tahu apa saja isi portfolio reksa dari fund fact sheet reksa dananya dan cari tahu ada tidaknya berita historis reksa dana mengalami gagal bayar ketika dicairkan.
Selanjutnya dalam memilih reksa dana yang terbaik, investor sebaiknya memanfaatkan fitur pembanding dan evaluator. Kemudian pilih berdasarkan kinerja NAV 1 tahun terakhir, cermati bagaimana sharp ratio-nya atau rasio imbal hasil dibandingkan dengan fluktuasi NAVnya dimana semakin besar berarti semakin bagus dan memahami risikonya berdasarkan drawdown ratio.
Terkait biaya-biaya, Dani menyebut, investor sebaiknya paham kalau biaya Manajer Investasi dan Bank Kustodian reksa dana sudah termasuk dalam hitungan kenaikan NAB, namun biaya jual beli dan termasuk transfer antar bank harus dipertimbangkan. Untuk biaya yang lebih murah, investor bisa berinvestasi di reksa dana yang dikelola pasif seperti reksa dana indeks ataupun ETF yang biaya jual belinya sama dengan saham.
“Selanjutnya, pilih juga agen penjual yang memberikan gratis biaya transaksi jual beli reksa dana," jelasnya.
Direktur PT Indo Premier Sekuritas Soehianto menegaskan, pihaknya menggelar FestiFund 2022 menjadi ajang edukasi yang lebih mendalam dan komprehensif untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia, khususnya investasi reksa dana. “Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman para peserta tentang investasi reksa dana yang lebih mendalam dan semakin meyakinkan untuk memulai investasi reksa dana melalui IPOTFund,” tutupnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






