Reliance Sekuritas: IHSG Bakal Ikuti Pasar Regional, Saham-saham Ini Berpotensi Naik
JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas menyebut IHSG bakal mengikuti pasar regional sehingga diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah pada perdagangan Kamis (15/12/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.750 – 6.860. Saham-saham ini berpotensi naik. Salah satunya BBCA.
Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG diperkirakan akan diperdagangkan mixed cenderung melemah mengikuti pasar regional. Pelaku pasar akan mencermati rilis data ekspor-impor Indonesia bulan November. “Neraca perdagangan tersebut diperkirakan oleh konsensus akan mengalami pertumbuhan namun melambat masing-masing sebesar 9.5% YoY dan 7% YoY,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Kamis (15/12/2022).
Secara teknikal, Reliance Sekuritas menambahkan, IHSG membentuk candle bearish diikuti volume jual yang signifikan. Namun, mulai menjauh dari area support sehingga masih berpotensi untuk melanjutkan fase rebound. “Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: BBCA, BBNI, ADRO, SRTG, JSMR, MDKA,” tambah Reliance Sekuritas.
Baca Juga:
Modal Mitratel (MTEL) BertambahIHSG diperdagangkan mixed pada perdagangan kemarin dan ditutup melemah ke level 6.801 (0,13%). Pelemahan IHSG didorong oleh outflow asing yang masih tinggi di tengah penurunan yield obligasi US dan didorong oleh aksi ambil untung oleh investor.
Beberapa sektor yang mengalami pelemahan diantaranya sektor teknologi (2,09%), sektor keuangan (0,46%) dan sektor konsumen (0,39%). Investor asing tercatat masih membukukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 696,36 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing diantaranya adalah BBCA, GOTO, BBRI.
Sementara itu dari bursa AS, ketiga indeks utama bergerak mixed. Namun kompak ditutup melemah. Pelemahan didorong oleh hasil keputusan The Fed yang kembali menaikan suku bunga sebesar 50 bps ke level 4.5% atau sejalan dengan perkiraan pasar. Namun The Fed masih akan mempertahankan target untuk menurunkan inflasi ke level 2% sehingga masih ada kekhawatiran bahwa suku bunga yang tinggi akan bertahan hingga akhir tahun depan.
Dari bursa Asia, pada pagi ini telah diperdagangkan melemah, saat laporan ini ditulis index Nikkei 225 melemah (0,30%), diikuti index Kospi melemah (0,49%). Pada pagi ini jepang merilis neraca dagang bulan November yang tercatat membaik.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






