Buntuti Pergerakan Bursa Regional, IHSG Dibuka Melemah 0,42%
JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah sebesar 8 poin (0,13%) ke level 6.801, IHSG dibuka melemah 28,55 poin (0,42%) ke 6.773,19 pada perdagangan Kamis (15/12/2022). IHSG membuntuti pergerakan bursa regional yang memerah pasca pengumuman The Fed menaikan suku bunga acuan 50 basis poin. IHSG hari ini bergerak bervariasi pada rentang 6.752 - 6.801.
Tercatat sebanyak 8,81 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 5,01 triliun dan frekuensi perdagangan baru mencapai 75.252 kali transaksi. Sebanyak 151 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 186 saham terkoreksi, dan 197 saham stagnan.
Wall Street ditutup lebih rendah dalam perdagangan yang bergejolak pada Rabu (14/12/2022), menyusul pengumuman kebijakan oleh Federal Reserve yang menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin. Meski sesusi prediksi, proyeksi ekonominya melihat tingkat yang lebih tinggi untuk periode yang lebih lama.
Dow Jones Industrial Average turun 142,29 poin (0,42%) menjadi 33.966,35, S&P 500 kehilangan 24,33 poin (0,61%) menjadi 3.995,32. Serta, Nasdaq Composite (.IXIC) turun 85,93 poin (0,76%) menjadi 11.170,89.
Pasar Asia-Pasifik diperdagangkan lebih rendah setelah Federal Reserve AS menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin ke level tertinggi dalam 15 tahun.
S&P/ASX 200 turun 0,33% pada jam pertama perdagangannya. Nikkei 225 di Jepang diperdagangkan 0,57% lebih rendah karena investor mencerna data perdagangan dari Jepang dan Korea Selatan.
Prediksi Analis
Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi IHSG melemah pada perdagangan Kamis (15/12/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 6.686 – 6.874. Pantau menu saham bakal untung, salah satunya JSMR.
Yugen Bertumbuh Sekuritas menjelaskan, perkembangan pergerakan IHSG masih menunjukkan rentang konsolidasi wajar. Dengan pola tekanan yang masih cukup besar dalam jangka pendek.
“Sentimen terdekat adalah rilis neraca perdagangan yang diperkirakan masih akan cukup stabil sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap pola gerak IHSG,” tulis Yugen Bertumbuh Sekuritas dalam risetnya, Kamis (15/12/2022).
Sedangkan dalam jangka Panjang, Yugen Bertumbuh Sekuritas menilai IHSG masih memiliki potensi kenaikan yang cukup besar mengingat capital inflow yang bertahan hingga jelang akhir tahun. “IHSG hari ini berpotensi melemah,” tambah Yugen Bertumbuh Sekuritas.
Yugen Bertumbuh Sekuritas merekomendasikan menu saham bakal untung hari ini. Menu saham tersebut terdiri dari JSMR, BBCA, UNVR, ASII, ASRI, PWON, WTON, BINA dan HMSP.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam
Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level iniHarga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatTag Terpopuler
Terpopuler






