Jumat, 15 Mei 2026

Jenis Reksa Dana Manakah Paling Cuan Tahun Depan?

Penulis : Indah Handayani
16 Des 2022 | 10:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi investasi reksa dana. Foto: Pixabay
Ilustrasi investasi reksa dana. Foto: Pixabay

JAKARTA, investor.id – Reksa dana masih menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia dalam berinvestasi. Namun, di tahun depan jenis reksa dana manakah yang paling cuan?

Vice President & Head of Investment Research infovesta Wawan Hendrayana menjelaskan, dari sisi kinerja, reksa dana akan tetap cuan pada tahun depan. Mengingat pada tahun ini reksa dana juga telah mencatatkan kinerja yang mumpuni. “Ditambah lagi, dengan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih di atas 5% pada tahun depan,” ungkap Wawan kepada investor Daily, belum lama ini.

Wawan menambahkan, sepanjang tahun ini, reksa dana saham diperkirakan masih akan menjadi favorit. Namun, hal sebaliknya terjadi pada kinerja reksa dana pendapatan tetap berbasis onligasi. Reksa dana jenis ini mencatatkan kinerja paling rendah dibandingkan semua jenis reksa dana karena tertekan kenaikan suku bunga.  

ADVERTISEMENT

“Tapi tahun depan, kenaikan suku bunga diperkirakan akan mulai mereda. Saya yakin bisa bangkit untuk industri reksa dana pendapatan tetap di tahun depan walaupun masih ada tantangan The Fed masih akan menaikan suku bunganya,” tambah Wawan.

Terutama, lanjut Wawan, saat mendekati akhir tahun 2023. Kemungkinan reksa dana ini akan memberikan keuntungan sekitar 5-6%. “Untuk itu, jika ingin masuk ke jenis reksa dana pendapatan tetap, lebih baik sekarang karena masih murah. Kemungkinan besar, reksa dana jenis ini baru akan bangkit pada 2024, terutama saat tren suku bunga sudah turun,” paparnya.

Menurut Wawan, jenis reksa dana pasar uang akan menjadi paling menarik pada tahun depan. Terlebih, tingkat suku bunga Indonesia diprediksi akan berada di kisaran 6%. Ia memprediksi keuntungan yang bakal diraih dari reksa dana jenis ini minimal 5%. 

Sedangkan untuk reksa dana saham yang selalu menjadi favorit, Wawan memperkirakan akan mampu mencatatkan keuntungan sebesar 10-11%. “Terlebih pada tahun depan, saya percaya IHSG bisa akan menyentuh 8.000,”  tutup Wawan.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia