Jumat, 15 Mei 2026

IHSG dan Bursa Regional Asia Tertekan, Apa Penyebabnya?

Penulis : Indah Handayani
16 Des 2022 | 12:40 WIB
BAGIKAN
Investor menganalisis pergerakan harga saham. (B Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Investor menganalisis pergerakan harga saham. (B Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – IHSG ditutup turun tipis 6,39 poin (0,09%) ke level 6.745,46 pada perdagangan Jumat (16/12/2022). Tidak hanya IHSG, bursa regional Asia juga tertekan. Apa penyebabnya?

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG dan Bursa regional Asia jelang akhir pekan ini mengalami penurunan karena pasar tertekan akan kekhawatiran resisi global menjadi kenayataan. “Hal ini seiring dengan reaksi pelaku pasar sehubungan dengan kenaikan suku bunga acuan bank sentral Inggris dan Eropa sebelumnya dilakukan The Fed Amerika Serikat,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Jumat (16/12/2022).

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, bank sentral Inggris (Bank of England-BoE)  dan Bank Sentral Eropa (ECB) juga menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin. BoE menyampaikan kenaikan tersebut dilakukan untuk menkean laju inflasi hal yang sama juga di sampaikan petinggi ECB.

ADVERTISEMENT

Menurut Pilarmas Investindo Sekuritas, hal itu mendorong pasar  berpandangan bahwa bank sentral  di dunia akan melakukan langkah kebijakan moneter yang sama menaikan suku bunganya untuk mengekang laju inflasi. Tentunya ini sebagai signal bank sentral masih berpotensi menlanjutkan kenaikan suku bunganya untuk menekan inflasi.

“Dengan kenaikan suku bunga tersebut tentunya ini akan mendorong daya beli akan menurun sehingga menekan pertumbuhan ekonomi suatu negara berada di zona resesi,” jelas Pilarmas Investindo Sekuritas.

Pada sesi I, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar JKON, SLIS, CABUT, BLTZ, CASH. Sedangkan, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar MGLV, FIMP, IFSH, SNLK, SINI.

“BBNI. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 9.325-9.675. Sedangkan PER; 9,58x dan PBV; 1,27x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 16 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 47 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 59 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia