Ada Lagi yang Mau IPO nih, Buka Harga Rp 200-220
JAKARTA, investor.id - PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 800 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 10 per saham.
Jumlah saham yang akan dilepas itu sebanyak-banyaknya 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Kisaran harga penawarannya antara Rp 200-Rp 220 per saham. Sehingga jumlah dana yang bisa diraih perseroan dari aksi IPO di kisaran Rp 160-Rp 176 miliar. Bertindak sebagai penjamin emisi efek adalah UOB Kay Hian Sekuritas.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan oleh perseroan untuk, sekitar 5,26% atau sekitar Rp 9,25 miliar akan digunakan untuk belanja barang modal berupa tanah dari pihak ketiga dengan lokasi di Desa Jetis, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, seluas kurang lebih 2 hektare. Adapun tujuan pemerolehan tanah ini yaitu untuk membangun fasilitas produksi perseroan.
Sekitar 6,11% atau sekitar Rp 10,74 miliar akan digunakan oleh perseroan untuk melakukan pembangunan fasilitas produksi, di antaranya bangunan pabrik, infrastruktur, gudang bahan baku, dan gudang barang jadi, di atas tanah sebagaimana dimaksud dalam penggunaan dana sebelumnya. Biaya tersebut belum termasuk pembelian mesin-mesin produksi.
Sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan guna mendukung kegiatan usaha perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada pembelian bahan baku.
Pemegang saham Jobubu Jarum Minahasa saat ini adalah PT Maju Minuman Minahasa 99,995% dan Magdalena Warouw 0,005%.
PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) adalah perusahan yang diberikan izin khusus oleh Pemerintah Indonesia untuk memproduksi minuman beralkohol di Indonesia. Perseroan mempunyai kapasitas dan izin khusus untuk memproduksi minuman beralkohol full-spectrum (dari kadar 0% sampai dengan kadar 55%). Perseroan memiliki tiga produk, yaitu Cap Tikus 1978, Daebak Soju, dan Daebak Spark.
Berikut jadwal sementara IPO Jobubu Jarum Minahasa (BEER):
Masa penawaran awal: 16-22 Desember 2022
Tanggal efektif: 28 Desember 2022
Masa penawaran umum: 30 Desember 2022-4 Januari 2023
Tanggal penjatahan: 4 Januari 2023
Tanggal distribusi saham secara elektronik: 5 Januari 2023
Tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia: 6 Januari 2023
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler





