Hormel Foods dari Amerika Borong 29% Saham Garudafood (GOOD)
JAKARTA, investor.id - Perusahaan Raksasa asal Amerika, Hormel Foods Corporation mengumumkan telah mengakuisisi saham minoritas di PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) atau Garudafood, salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di Indonesia.
“Investasi strategis ini meningkatkan kemitraan kami dengan Garudafood, yang telah berperan penting dalam membantu kami mengembangkan bisnis kami ke Indonesia dan Asia Tenggara,” kata CEO Hormel Foods Jim Snee dalam keterangan resmi dikutip Jumat (15/12/2022).
"Garudafood adalah pemimpin pasar, dengan merek yang kuat dan bereputasi, keahlian lokal, dan jaringan distribusi terbaik di kelasnya. Kami berharap dapat mempercepat kehadiran kami di geografi dengan pertumbuhan tinggi ini dan kategori makanan ringan dan hiburan saat kami semakin memanfaatkan kekuatan dan kemampuan kedua perusahaan,” lanjutnya.
Portofolio merek Garudafood mencakup banyak produk makanan ringan terkemuka, seperti makanan ringan kacang Garuda, produk biskuit dan penganan Gery, dan wafer stik Chocolatos.
“Kami sangat bersemangat untuk terus memperluas dan memperkuat kemitraan kami dengan Hormel Foods untuk mengembangkan bisnis Garudafood bersama di Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk Hardianto Atmadja.
“Hormel Foods memiliki sejarah perusahaan lebih dari 130 tahun, jadi banyak hal yang bisa kita pelajari dari mereka. Kami juga menemukan bahwa terdapat kesamaan dalam budaya dan nilai perusahaan kami, yang sangat penting untuk kemitraan jangka panjang. Ada beberapa potensi sinergi dan peluang pertumbuhan yang telah kami identifikasi, seperti menggabungkan kekuatan dan keahlian Hormel Foods dengan keberadaan dan pengetahuan pasar lokal kami,” imbuhnya.
“Ini merupakan kemitraan yang sukses antara keluarga Soenjoto, tim manajemen yang kuat di Garudafood dan CVC,” kata Andy Purwohardono, partner di CVC, yang menjual sebagian besar saham yang diperoleh Hormel Foods.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada tim kepemimpinan yang telah membangun ketahanan dan menumbuhkan bisnis secara menguntungkan selama pandemi, serta melanjutkan rekam jejaknya dalam meluncurkan produk-produk baru yang inovatif. Hormel Foods adalah mitra yang sempurna untuk Garudafood, dan saya berharap mereka sukses besar di masa depan,” paparnya.
Hormel Foods membeli sekitar 29% saham Garudafood dari CVC dan pemegang saham lainnya. Transaksi ditutup pada jam perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Desember 2022. Namun tak disebutkan berapa jumlah nilai transaksinya.
Akan tetapi, di data perdagangan Bursa pada 15 Desember 2022 terpantau bahwa terjadi transaksi di pasar negosiasi untuk saham GOOD sebanyak 10,77 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 6,25 triliun.
Dari data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per 15 Desember 2022, Hormel Food International Corporation jadi menggenggam sebanyak 10.768.830.564 saham Garudafood atau 29,19%. Padahal sebelumnya tak tercatat sebagai pemegang saham di atas 5% dari GOOD.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler





