Meski IHSG Naik, Pemodal Asing Justru Lepas Saham Rp 351,28 Miliar
JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 351,28 miliar di pasar reguler, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/12/2022), ditutup melesat 60,33 poin (0,89%) menjadi 6.812,19, meski di sesi I bergerak di zona merah. Indeks bergerak dalam rentang 6.693,76-6.812,19 dengan nilai transaksi Rp 13,16 triliun.
Net sell terbanyak melanda saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) senilai Rp 136,12 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 77,16 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 67,91 miliar, PT Ace Hardware Tbk (ACES) Rp 58,97 miliar, dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) senilai Rp 52,86 miliar.
Sedangikan kelima saham ini mencatatkan penjualan bersih (net buy), yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 136,15 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 48,23 miliar, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 44,01 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 40,96 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 27,06.
Penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor material dasar 1,53%, sektor keuangan 0,92%, ektor kesehatan 0,69%, dan sektor energi 0,88%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor konsumer primer 0,96%, sektor transprotasi 0,50%, dan sektor properti 0,54%.
Di tengah penguatan indeks, sejumlah saham ini torehkan lonjakan harga PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik Rp 44 (16,92%) menjadi Rp 304, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) naik Rp 17 (14,05%) menjadi Rp 138, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) naik RP 28 (11,76%) menjadi Rp 266, PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS) naik Rp 400 (11,36%) menjadi Rp 3.920, dan PT Berlina Tbk (BRNA) naik Rp 100 (10%) menjadi Rp 1.100.
Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), PT Meta Epsi Tbk (MTPS), PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA), dan PT Avia Avian Tbk (AVIA).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






