Jumat, 15 Mei 2026

Meski IHSG Naik, Pemodal Asing Justru Lepas Saham Rp 351,28 Miliar

Penulis : Parluhutan Situmorang
16 Des 2022 | 16:28 WIB
BAGIKAN
Investor memotret layar pergerakan saham. (B Universe Photo/David Gita Roza)
Investor memotret layar pergerakan saham. (B Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, Investor.id -  Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 351,28 miliar di pasar reguler, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/12/2022), ditutup melesat 60,33 poin (0,89%) menjadi 6.812,19, meski di sesi I bergerak di zona merah. Indeks bergerak dalam rentang 6.693,76-6.812,19 dengan nilai transaksi Rp 13,16 triliun.

Net sell terbanyak melanda saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) senilai Rp 136,12 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 77,16 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 67,91 miliar, PT Ace Hardware Tbk (ACES) Rp 58,97 miliar, dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) senilai Rp 52,86 miliar.

Sedangikan kelima saham ini mencatatkan penjualan bersih (net buy), yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 136,15 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 48,23 miliar, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 44,01 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 40,96 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 27,06.

ADVERTISEMENT

Penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor material dasar 1,53%, sektor keuangan 0,92%, ektor kesehatan 0,69%, dan sektor energi 0,88%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor konsumer primer 0,96%, sektor transprotasi 0,50%, dan sektor properti 0,54%.

Di tengah penguatan indeks, sejumlah saham ini torehkan lonjakan harga PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik Rp 44 (16,92%) menjadi Rp 304, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) naik Rp 17 (14,05%) menjadi Rp 138, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) naik RP 28 (11,76%) menjadi Rp 266, PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS) naik Rp 400 (11,36%) menjadi Rp 3.920, dan PT Berlina Tbk (BRNA) naik Rp 100 (10%) menjadi Rp 1.100.

Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), PT Meta Epsi Tbk (MTPS), PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA), dan PT Avia Avian Tbk (AVIA).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 49 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia