Jumat, 15 Mei 2026

Pedagang Pipa Pengeboran Migas (SUNI) Mau IPO, Buka Harga Rp 280-300

Penulis : Thresa Sandra Desfika
18 Des 2022 | 16:26 WIB
BAGIKAN
PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI). (Ilustrasi/Perseroan)
PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) akan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 600 juta saham dengan nominal Rp 100 per saham.

Jumlah saham yang akan dilepas itu sama dengan sebanyak-banyaknya 24% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO.

Perseroan membuka harga penawaran antara Rp 280-Rp 300 setiap saham. Karena itu, jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana saham adalah sebanyak-banyaknya Rp 168 miliar-Rp 180 miliar. Bertindak sebagai underwriter adalah UOB Kay Hian Sekuritas. Perseroan akan menggelar penawaran awal (bookbuilding) terlebih dahulu pada 19-23 Desember 2022.

ADVERTISEMENT

Dana yang diperoleh dari hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh perseroan untuk:

1. Sekitar 40,14% atau sekitar Rp 70,65 miliar akan digunakan untuk pembelian sekitar 39,96% saham PT Rainbow Tubulars Manufacture (RTM), anak perusahaan perseroan yang saat ini sebanyak 60% sahamnya dimiliki oleh perseroan;

2. Sekitar 42,61% atau sekitar Rp 75 miliar akan digunakan untuk pelunasan sebagian utang usaha PT RTM kepada supplier dan modal kerja PT RTM untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan pendukung serta untuk membiayai kegiatan operasional PT RTM;

3. Sisanya sekitar Rp 30,35 miliar atau sekitar 17,25% akan digunakan untuk modal kerja perseroan termasuk untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan pendukung serta untuk membiayai kegiatan operasional perseroan.

Pemegang saham Sunindo Pratama saat ini adalah Soe To Tie Lin 85% dan Willy Johan Chandra 15%.

PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) adalah suatu perseroan terbuka yang saat ini memiliki kegiatan usaha utama yang bergerak di bidang perdagangan besar mesin, peralatan dan perlengkapan lainnya, perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, aktivitas konsultasi manajemen lain, aktivitas penyewaan dan sewa guna tanpa hak opsi mesin pertambangan dan energi serta peralatannya, dan perdagangan besar barang logam untuk bahan konstruksi.

Dalam prospektus awalnya, perseroan menyatakan bahwa keunggulan kompetitif perseroan sebagai berikut:

a. Agen tunggal dari pabrikan dalam negeri PT Rainbow Tubulars Manufacture yang merupakan pabrikan pertama dan satu satunya di Indonesia yang memproduksi pipa seamless/OCTG tubing dengan sertifikasi standar 141 International API 5CT dan API 5L yang menjadi kategori Barang Wajib berdasarkan peraturan pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM No 1953 K Tahun 2018 dan Pedoman Tata Kerja Migas PTK 007.

b. Menjalin kerja sama dengan pabrikan dalam negeri dengan menjadi agen dari PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi untuk threading casing low grade dengan spesifikasi terkini dan memiliki harga yang kompetitif dengan sertifikasi standar International API 5CT.

c. Menjalin kerja sama dengan pabrikan luar negeri dengan menjadi agen dari Jiangsu Jinshi Machnery Group (JMP), China untuk manufacturing wellhead & christmas tree dengan spesifikasi terkini dan memiliki harga yang kompetitif dengan sertifikasi standar International API 6A, API 6D.

d. Menjalin kerja sama dengan pabrikan dalam negeri dengan menjadi agen dari PT Kris Setia Budi Utama untuk assembly wellhead & christmas tree dengan spesifikasi terkini dan memiliki harga yang kompetitif dengan sertifikasi standar International API 6A.

e. Perseroan telah memiliki sertifikasi bertaraf internasional, antara lain ISO 9001: 2015 yang menunjukkan bahwa perseroan dalam melakukan usahanya telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal sistem manajemen mutu yang menjamin produk atau jasa yang dihasillkan perseroan memenuhi persyaratan yang ditetapkan secara internasional.

f. Perseroan telah memiliki sertifikasi energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) dari Kementerian ESDM untuk memasarkan produk ke perusahaan panas bumi/geothermal.

g. Perseroan memiliki portofolio kontrak jangka panjang dengan para pelanggan.

h. Potensi memenangkan tender dengan harga yang kompetitif dan perpanjangan kontrak dengan sistem perluasan lingkup kontrak (PLK).

i. Memiliki jaringan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidangnya.

Berikut jadwal sementara IPO Sunindo Pratama (SUNI):

Pedagang Pipa Pengeboran Migas (SUNI) Mau IPO, Buka Harga Rp 280-300
PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI). (Ilustrasi/Perseroan)

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia