Ini Lima Aset Kripto Terindikasi Bullish
JAKARTA, investor.id – Indodax menyebut, asset kripto Krypton DAO (KRD) baru-baru ini telah menyentuh kisaran harga Rp 28.000 yang merupakah harga tertinggi sejak listing. Tak heran apabila Indodax memasukan KRD dalam salah satu dari lima aset kripto yang terindikasi bullish. Lalu aset kripto apa lagi yang juga terindikasi bullish?
Tim analis Indodax menyebut, pada grafik yang digunakan 4 Jam menggambarkan jika KRD telah berada di area Bullish sejak 03 Desember 2022, dipastikan dengan munculnya Candle positif yang cukup kuat dan mengakhiri fase sebelumnya pada KRD yaitu Sideways Downtrend. KRD baru-baru ini telah menyentuh kisaran harga Rp 28.000 yang merupakah harga tertinggi sejak listing di Indodax.
“Harga akan tetap memiliki momentum positif untuk melanjutkan penguatan jika Krypon DAO tidak menembus area Support Rp 13.000 – 15.345,” tulis tim analis Indodax dalam risetnya, Senin (19/12/2022).
Selain KRD, Indodax juga menyebut empat aset kripto lainnya yang juga terindikasi bullish, yaitu Binance USD (BUSD) yang tetap berada di zona Bullish tidak terlepas dari tren yang mampu untuk tidak menembus ke bawah level Rp 15.400 sehingga pergerakan untuk menguat terbuka lebar. Harga akan terus melanjutkan pergerakan yang positif apabila mampu untuk membuat tren baru diatas area Rp 15.845 – 15.920.
Analis Indodax menilai, tren menguat BUSD juga ditunjukkan oleh indikator MACD, dalam penggunaan 1 hari garis telah melakukan perpotongan ke atas sehingga tren berada di zona yang positif. “Trend Bullish pada Binance USD akan tertekan apabila konsolidasi yang terjadi menembus level Support di Rp 15.490 – 15.630 sehingga tertembusnya garis WMA/85 akan terbuka lebar,” tambah tim analis Indodax.
Selain itu, tim analis Indodax juga menyebut aset kripto DAEX (DAX) menyentuh level harga hingga kisaran 92 pada 16 Desember 2022 namun tidak dapat untuk menguat lebih tinggi malah mengalami koreksi. Indikator RSI mengindikasikan jika harga sudah berada di area Overbought. Fase Bullish pada DAEX akan tertekan bila harga tidak dapat untuk membuat trend baru diatas level 75.
Ada pula aset kripto King DAG (KDAG) yang terindikasi bullish. Pada 12 Desember 2022, KDAG pernah menyentuh ke harga kisaran Rp 3.850. Namun harga kembali menurun. Hal ini dikarenakan tidak mampunya Candle untuk menembus level Resistance di kisaran 4.000.
Tim analis Indodax menyebut, pelemahan yang bila terjadi akan mencoba tetap bertahan diatas area Rp 1.950 – 2.120 bila harga mampu untuk bertahan diatas level tersebut, akan memperbesar indikasi King DAG untuk kembali menguat, namun sebaliknya jika melemah dan melewati level tersebut akan meningkatkan momentum yang negatif bagi KDAG.
Terakhir, tim analis Indodax menyebut Pax Dollar (USDP) juga teridentifikasi bullish. Bila melihat gambaran pergerakan dari USDP lewat time frame 1 Hari, dapat diindikasikan jika USDP memiliki perubahan harga yang fluktuatif dimana Candle memiliki bentuk yang cukup panjang dan juga kedua garis dari indikator Bollinger Bands yang menjauh.
“Tren akan mencoba untuk dapat membuat tren baru di atas area harga Rp 15.995 – 16.030 dimana hal ini akan semakin menguatkan posisi Pax Dollar untuk berada di zona Bullish,” tutup tim analis Indodax.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler





