Jumat, 15 Mei 2026

Gelar Penawaran Awal, Harga Elitery Ditawarkan di Kisaran Rp 120-150 Per Saham 

Penulis : Kunradus Aliandu
22 Des 2022 | 09:18 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Elitery (ELIT). (Dok: Perseroan)
Ilustrasi Elitery (ELIT). (Dok: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) atau Elitery akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal tahun 2023. Perseroan sudah memperoleh surat pernyataan pra-efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada 15 Desember 2022 dan tengah melakukan penawaran awal atau periode bookbuilding yang akan berakhir pada 22 Desember 2022 dengan harga penawaran Rp 120–150 per saham.

Perseroan yang lebih dikenal dengan sebutan Elitery ini akan menggunakan kode ELIT saat melantai di bursa saham nanti.“Dengan melantainya perseroan di Bursa Efek Indonesia yang diperkirakan pada awal tahun 2023 mendatang, ini akan membuat langkah perseroan semakin mantap dalam mengembangkan transformasi digital melalui pengembangan data center virtual (cloud),” kata Direktur Utama Data Sinergitama Jaya, Kresna Adiprawira dalam acara public expose, Rabu (21/12/2022).

Teknologi cloud adalah teknologi pusat data terkini dimana kapasitas pengolahan dan penyimpanan data disediakan secara virtual dan dapat dipenuhi secara instan, jauh lebih cepat dibandingkan teknologi pusat data tradisional dimana perusahaan harus membangun infrastruktur fisik.

ADVERTISEMENT

“Perseroan mempunyai peluang terbaik saat ini dengan posisi kompetitor yang masih minim, diiringi dengan revenue stream dari managed cloud ELIT yang terus bertambah. Hal ini secara nyata tercermin dari pencapaian revenue hingga periode Oktober 2022 yang berhasil tumbuh sebesar 100,17% yoy menjadi Rp 136,5 miliar,” ungkap dia.

Selain itu, kata dia, perseroan masih mempunyai peluang revenue stream lainnya yang dapat dimaksimalkan pendapatannya, seperti Disaster Recovery as a Service (DRaaS), Infrastructure as a Service (IaaS), dan produk unggulan Elitery, seperti Elivision dan Sipandu.

“Tentunya, dengan IPO yang dilakukan ELIT akan semakin memperkuat permodalan ELIT untuk memperlebar jangkauan pelayanan yang diberikan ELIT yakni managed service untuk tumbuh lebih cepat lagi,” imbuh Kresna.

Untuk diketahui, dalam laporan keuangan dua tahun terakhir, pendapatan perseroan selalu tumbuh konsisten lebih dari 100% tiap tahunnya. Adapun dalam laporan keuangan perseroan hingga periode Oktober 2022, pendapatan perseroan tumbuh 100,17% menjadi Rp 136,5 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sedangkan pendapatan perseroan pada Desember 2021 tumbuh sebesar 94,12% menjadi Rp 90,7 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba neto tahun berjalan perseroan hingga periode 31 Oktober 2022 tumbuh tinggi sebesar 385,31% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya menjadi Rp 7,5 miliar sehingga menaikkan laba per saham dasar ELIT menjadi Rp 11,27 dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3.

“Cemerlangnya pertumbuhan kinerja pendapatan ELIT tak lepas dari prospek ELIT dan peluang ELIT yang terbuka lebar saat ini, yang disebabkan oleh tingginya dukungan pemerintah pada transformasi digital, terutama bagi sektor publik di Indonesia,” papar dia.

Sehingga, lanjut dia, hal ini menempatkan ELIT pada posisi strategis untuk memberikan solusi layanan cloud yang akan terus berkembang, ditopang dengan pengembangan perangkat lunak yang didukung dengan artificial intelligence. Sehingga, penyediaan infrastruktur ke depan dapat memanfaatkan teknologi terbaru seperti augmented reality, virtual reality, dan machine learning.

“Tentunya hal ini yang akan terus menggerakan kinerja pendapatan ELIT dari tingginya permintaan akan managed cloud, dan kami berharap dapat konsisten mempertahankan pertumbuhan kinerja triple digit kami ke depan,” tegas Kresna.

Direktur of Investment Banking PT NH Korindo Sekuritas Indonesia Amir Suhendro Samirin selaku Penjamin Pelaksana Efek menambahkan, saat ini terdapat tujuh emiten yang secara bersamaan melaksanakan bookbuilding. Ini tentu menjadi tantangan bagi perseroan.

“Kita sama-sama tahu bahwa industri teknologi di pasar modal saat ini banyak mengalami tantangan, namun kita pun harus menyadari bahwa teknologi akan selalu dibutuhkan sehingga prospek emiten masih sangat baik dan itu akan menjadi nilai jual positif kepada masyarakat, sehingga kami memiliki keyakinan masyarakat akan memiliki ketertarikan yang kuat terhadap saham perseroan,” ujarnya.

Terkait dengan rencana IPO (initial public offering), perusahaan akan menawarkan sebanyak-banyaknya 500.000.000 saham baru yang merupakan saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 25 per lembar. Jumlah ini setara 24,61% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran umum perdana saham ELIT dalam masa bookbuilding adalah Rp 120–150 setiap saham. Dengan rentang harga tersebut, jumlah seluruh nilai penawaran umum sebanyak-banyaknya adalah Rp 75 miliar.

Adapun rincian penggunaan dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek seluruhnya akan digunakan perseroan, dimana 85,71% untuk modal kerja seperti pembiayaan proyek baru perseroan, research and development, perekrutan dan pelatihan tenaga profesional, biaya operasional serta pemasaran dan promosi. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk capex perseroan yakni untuk pembelian server sekitar Rp 10 miliar.

Mitra Global

Data Sinergitama Jaya adalah perusahaan managed service di bidang teknologi informasi, khususnya teknologi pusat data yang terbaru, yaitu pusat data virtual atau biasa disebut dengan cloud yang beroperasi sejak tahun 2011. Dengan pengalaman dan reputasi perusahaan yang baik, Elitery dipercaya oleh penyedia layanan cloud kelas dunia seperti Google Cloud Platform (GCP) dan Amazon Web Services (AWS), sebagai mitra go to market di Indonesia, khususnya untuk public sector.

Elitery telah membantu lebih dari 200 pelanggan, baik dari sektor swasta, NGO, dan pemerintahan dalam implementasi teknologi cloud. Berkat hal ini, Elitery dinobatkan sebagai Google Cloud Partner of the year untuk public sector pada 2021.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 14 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia