Mengekor Bursa Regional Asia yang Memerah, IHSG Dibuka Melemah 0,32%
JAKARTA, investor.id – Ditutup menguat sebesar 3 poin (0,06%) ke level 6.824, IHSG dibuka melemah 21,84 poin (0,32%) ke level 6.802,58 pada perdagangan sesi I Jumat (22/12/2022). IHSG bergerak mengekor Wall Street dan bursa regional Asia yang memerah. IHSG hari ini bergerak memerah pada rentang 6.786 - 6.824.
Tercatat sebanyak 517,98 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 318,25 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 35.524 kali transaksi. Sebanyak 119 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 175 saham terkoreksi, dan 202 saham stagnan.
Indeks-indeks Wall Street berbalik melemah di Kamis (22/12). Padahal sejumlah data ekonomi di AS menunjukan kondisi yang lebih baik. US GDP Growth Rate mencapai 3.2% qoq di kuartal III-2022, lebih tinggi dari perkiraan di 2.9% qoq dan U.S. Initial Jobless Claims sebesar 216 ribu pada pekan yang berakhir di 17 Desember 2022, lebih rendah dari perkiraan di 222 ribu.
Salah satu pemicu aksi jual di Wall Street tersebut adalah kembali menyeruaknya kekhawatiran resesi di 2023, mengingat The Fed kemungkinan masih menaikan sukubunga acuan, terutama di awal 2023.
Dow Jones Industrial Average turun 348,99 poin (1,05%) menjadi 33.027,49. S&P 500 kehilangan 56,05 poin (1,45%) menjadi 3.822,39. Nasdaq Composite melemah 233,25 poin (2,18%) menjadi 10.476,12.
Saham Asia-Pasifik diperdagangkan lebih rendah pada Jumat pagi (23/12/2022). Mengekor penurunan yang terjadi di Wall Street karena investor juga melihat ke depan untuk beberapa data ekonomi di wilayah tersebut. Indeks harga konsumen inti Jepang sebesar 3,7% pada bulan November secara tahunan.
Nikkei 225 turun 1% pada jam pertama perdagangannya. Yen Jepang berdiri di 132,38 terhadap dolar AS. S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,84% dan Kospi Korea Selatan juga merosot 1,24%.
Prediksi Analis
Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG rawan koreksi pada perdagangan Jumat (23/12/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada resistance 6.880, pivot 6.800, support 6.720. Saham-saham ini berpeluang rebound, diantaranya BRIS dan PTPP.
Phintraco Sekuritas menjelaskan, IHSG rawan koreksi di Jumat (23/12/2022). Hal itu seiring indikasi overbought pada Stochastic RSI. “IHSG diperkirakan terkonsolidasi dalam rentang 6.780-6.850 jelang akhir pekan ini. Untuk keluar dari overbought area sebelum melanjutkan minor bullish reversal trend,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Jumat (23/12/2022).
Phintraco Sekuritas menambahkan, disamping pelemahan mayoritas indeks global di Kamis (22/12/2022), IHSG juga pengaruhi perkembangan kasus Covid-19 di Tiongkok menjadi concern baru pelaku pasar. Setelah terjadi peningkatan pasca upaya pelonggaran restriksi kegiatan masyarakat dalam sebulan terakhir.
“Pasar masih menimbang dampak terhadap ekonomi Tiongkok, jika dibandingkan dengan penerapan Zero Covid Policy sebelumnya,” tambah Phintraco Sekuritas.
Dari dalam negeri, Phintraco Sekuritas menyebut, BI menaikan sukubunga acuan sebesar 25 bps ke 5,5%. Kebijakan ini berpotensi memicu rebound saham-saham bank, seperti BRIS, BBNI dan BTPS. “Pelaku pasar juga dapat memperhatikan peluang rebound lanjutan pada PTPP, BUKA, BULL, MEDC, UNVR, MTEL dan MIKA,” tutup Phintraco Sekuritas.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler






