Jumat, 15 Mei 2026

IPO, Bank Sumut (BSMT) Kejar Modal Inti Rp 6 Triliun

Penulis : Mashud Toarik
9 Jan 2023 | 15:05 WIB
BAGIKAN
Due Diligence Meeting and Public Expose IPO Bank Sumut yang berlangsung secara online dari Medan, Senin (9/1/2023).
Due Diligence Meeting and Public Expose IPO Bank Sumut yang berlangsung secara online dari Medan, Senin (9/1/2023).

MEDAN, investor.id – PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara Tbk atau Bank Sumut (BSMT) sedang menggelar penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) sebanyak 2,9 miliar lembar saham, setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan pasca IPO.

Bank Sumut menawarkan harga Rp 350 – 510 per saham, sehingga melalui aksi korporasi ini, Bank Sumut berpotensi meraih dana Rp 1,49 triliun.

Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut, Arieta Aryanti, mengatakan, langkah IPO merupakan upaya Bank Sumut memperkuat struktur permodalan untuk bisa masuk sebagai Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) II, atau memiliki modal inti minimal Rp6 triliun, dalam kurun waktu satu atau dua tahun ke depan. Saat ini modal inti Bank Sumut tercatat sebesar Rp 4,3 triliun.

ADVERTISEMENT

“Langkah IPO akan memperkuat struktur modal Bank Sumut untuk mengejar milestone berikutnya, sebagai KBMI II dengan modal inti Rp 6 triliun. Saat ini Bank Sumut masih di KBMI I, tidak lama lagi bisa masuk KBMI II,” papar Arieta Aryanti, saat konfrensi pers usai acara Due Diligence Meeting and Public Expose IPO Bank Sumut yang digelar secara daring dari Medan, Senin (9/1/2022).

Dikatakan Arieta, dengan masuk kategori KBMI, maka Bank Sumut punya peluang untuk memperluas ekspansi kredit dan bisnis, sehingga makin memperbesar kontribusinya terhadap perekonomian Sumatera Utara.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Direktur Utama Bank Sumut, Hadi Sucipto, mengatakan, setelah mendapat dana IPO, Bank Sumut akan berupaya meningkatkan penyaluran kredit, terutama dalam mengoptimalkan potensi bisnis terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) se-provinsi Sumatera Utara. “Kami juga akan mengoptimalkan penyaluran kredit UMKM dan consumer loan para ASN yang menjadi captive market Bank Sumut,” paparnya.

Saat ini menurut Hadi, baru sekitar 56% potensi bisnis yang bisa diharap oleh Bank Sumut. Dengan penambahan dana setelah IPO pihaknya bisa mengoptimalkan potensi pasar 44% yang belum tergarap.

Lebih lanjut dikatakan, dana IPO juga akan digunakan untuk memperluas jaringan layanan ke luar Sumatera Utara. “Akhir tahun 2022 kami buka cabang pertama di Pekanbaru, lalu tahun ini kami akan membuka satu cabang di Kota Duri Riau, juga di Jambi dan Palembang,” ujarnya.

Jadwal IPO

Dalam memperlancar proses IPO, Bank Sumut dibantu empat penjamin emisi yaitu: PT BRI Danareksa Sekuritas, UOB Kay Hian Sekuritas, RHB Sekuritas Indonesia, Aldiracita Sekuritas Indonesia. “Mulai besok hingga 18 Januari 2023, Tim Penjamin Emisi dan Manajemen Bank Sumut akan melakukan roadshow ke sejumlah investor institusi,” papar Direktur Aldiracita Sekuritas, Rudy Utomo.

Adapun jadwal lengkap IPO Bank Sumut yaitu:

  1. Public Expose dan Due Diligence Meeting, 9 Januari 2023
  2. Bookbuilding Period, 5 – 18 Januari 2023
  3. Effective Settlement of OJK, 30 Januari 2023
  4. Offering Period, 1-3 Februari 2023
  5. Alltment, 3 Februari 2023
  6. Distribution, 6 Februari 2023
  7. Listing at IDX, 7 Februari 2023

  

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia