Penyedia Solusi Cetak Kemasan Bagi UMKM Ikut IPO, FlexyPack (PACK) Namanya
JAKARTA, investor.id - PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) atau Flexypack bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 308 juta saham atau 20,03% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.
Nilai nominalnya Rp 10 per saham di mana saham IPO ditawarkan kepada publik di kisaran harga Rp 110-162 per saham. Jumlah seluruh nilai penawaran umum sebanyak-banyaknya adalah Rp 49,89 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah NH Korindo Sekuritas Indonesia.
Dalam prospektus awal, dikutip Kamis (12/1/2023), Solusi Kemasan Digital secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 61,6 juta waran seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak-banyaknya 5,01% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka IPO disampaikan.
Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal penjatahan. Setiap pemegang 5 saham baru berhak memperoleh 1 waran seri I di mana setiap 1 waran seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel.
Waran seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama 2 tahun. Waran seri I adalah efek yang diterbitkan oleh perseroan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan saham biasa atas nama perseroan yang bernilai nominal Rp 10 setiap sahamnya dengan harga pelaksanaan yang belum ditetapkan, tapi dapat dilakukan setelah 6 bulan atau lebih sejak efek dimaksud diterbitkan, yang berlaku mulai tanggal 7 Agustus 2023 sampai dengan tanggal 6 Februari 2025.
Pemegang saham PACK saat ini adalah PT Star Magnum Capital 44,87%, Denny Winoto 18,74%, PT Benson Kapital Indonesia 12,5%, Kenny Ngadiman 11,45%, Michael Gerald Jusanti 5,01%, PT JJF Investama 4,38%, Hendrick 2,19%, Christian Anderson 0,88%.
Sekitar 21% dana diperoleh dari IPO akan digunakan perseroan untuk belanja modal guna pengembangan sistem informasi dan teknologi FlexyPack System 2.0 dengan jangka waktu 4 tahun serta akan mulai dikerjakan oleh tim software developer internal setelah dana hasil penawaran umum diterima. Sisanya sekitar 79% akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja.
Sedangkan dana yang diperoleh perseroan dari pelaksanaan waran seri I, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja pPerseroan yaitu untuk pembelian bahan baku produksi dan biaya pemasaran & promosi.
Perseroan didirikan dengan nama PT Solusi Kemasan Digital sebagaimana termaktub dalam Akta Pendirian No 10 tanggal 8 November 2019. Visi perseroan adalah menyediakan kemasan fleksibel yang terjangkau, efektif, serta berkualitas tinggi untuk semua orang.
Kegiatan Usaha yang dilakukan perseroan saat ini adalah menjalankan usaha di bidang percetakan digital kemasan plastik untuk pengemasan makanan ringan, makanan basah, kopi/teh, bubuk, bumbu, makanan frozen, cairan, kosmetik, pakaian, masker, dan produk lainnya. Perseroan menawarkan percetakan kemasan full printing depan belakang dengan pilihan berbentuk sachet, standing pouch, ataupun roll stock, dan dapat ditambahkan aksesoris tambahan seperti klip zipper, finishing glossy atau doff, maupun see through window untuk konsumen dapat melihat isi produk dari luar kemasan.
Melalui teknologi sistem informasi maupun mesin digital, perseroan memiliki keunikan yaitu dapat melayani pesanan dengan kuantitas rendah sampai dengan 100 lembar per pesanan. Solusi ini sangat cocok bagi pelaku UMKM yang sebelumnya terpaksa pakai kemasan polos ditempel stiker karena minimum order percetakan yang sangat besar, sekarang sudah dapat cetak kemasan full printing dengan minimum pesanan yang sesuai dan harga yang terjangkau.
Jadwal sementara IPO Solusi Kemasan Digital (PACK):
Masa penawaran awal: 12-17 Januari 2023
Perkiraan tanggal efektif: 27 Januari 2023
Perkiraan masa penawaran umum: 31 Januari-2 Februari 2023
Perkiraan tanggal penjatahan: 2 Februari 2023
Perkiraan tanggal distribusi: 3 Februari 2023
Perkiraan pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 6 Februari 2023
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






