Jumat, 15 Mei 2026

Saham GOTO Mulai Dilirik Sekuritas Asing

Penulis : Zsazya Senorita
18 Jan 2023 | 10:01 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Credit Suisse. (Foto: Spencer Platt/Getty Images via AFP)
Ilustrasi Credit Suisse. (Foto: Spencer Platt/Getty Images via AFP)

JAKARTA, investor.id – Sejumlah sekuritas asing mulai melirik saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Setelah Morgan Stanley meng-upgrade rekomendasi GOTO dari underweight ke equalweight, Credit Suisse (CS) memutuskan meriset saham GOTO.

Sebelumnya, Deutsche Bank dalam risetnya merekomendasikan buy GOTO dengan target harga Rp 172.

Sementara itu, Credit Suisse menetapkan rekomendasi netral saham GOTO dengan target harga Rp 120 dibandingkan penutupan perdagangan Selasa (17/1/2023) Rp 114. Credit Suisse mengapresiasi posisi terdepan GOTO dalam ekonomi digital Indonesia dan prospek pertumbuhan ke depan. Akan tetapi, Credit Suisse menilai visibilitas titik impas EBITDA GOTO dalam jangka pendek masih menantang. Selain itu, terdapat kebutuhan modal lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

Menurut Credit Suisse, bisnis yang berkaitan dengan mobilitas masyarakat akan terus mendapatkan keuntungan dari pemulihan ekonomi. Namun, perlambatan pada bisnis e-commerce dan pengiriman makanan kemungkinan akan tetap ada, karena fokus perusahaan pada profitabilitas dan pembukaan ritel offline.

Credit Suisse berharap gross merchandise value (GMV) di luar GoTo Financials akan tumbuh pada compound annual growth rate (CAGR) 14% dalam tiga tahun. Sementara itu, CAGR pendapatan kotor GOTO dalam tiga tahun diprediksi sebesar 29%, didorong pertumbuhan GMV dan kenaikan tingkat pengambilan (in take-rates).

“Selanjutnya, kami memperkirakan kerugian EBITDA yang disesuaikan dari GOTO akan menyempit dan mencapai EBITDA positif pada 2025,” tulis Credit Suisse dalam risetnya.

Metode valuasi Credit Suisse dalam menetapkan target harga GOTO adalah sum of the parts valuation (SoTP) dan discounted cash flow (DCF). Credit Suisse mengambil rata-rata valuasi masing-masing sebesar Rp 97 per saham dan Rp 127 per saham.

“Terakhir, kami menambahkan 21,4% saham GOTO di Bank Jago dalam menetapkan target harga,” sebut Credit Suisse.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia