Jumat, 15 Mei 2026

BRI (BBRI) Makin Ekspansif, Target Harga Sahamnya Baru nih!

Penulis : Ely Rahmawati
25 Jan 2023 | 13:32 WIB
BAGIKAN
Nasabah BRI melakukan transaksi perbankan di BRI e-Banking Lounge, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Nasabah BRI melakukan transaksi perbankan di BRI e-Banking Lounge, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI bakal makin ekspansif tahun ini, seiring transformasi Pegadaian yang terus berkembang menjadi multibisnis.

Menurut riset terbaru Trimegah Sekuritas, indikator awal menunjukkan bahwa akuisisi Pegadaian memberikan nilai tambah bagi kinerja BRI ke depan. Pertama, BRI memiliki pasar baru dengan jangkauan masyarakat yang tidak memiliki rekening bank dalam ekosistem Ultramikro (UMI). Kedua, kontribusi laba bersih dan bagi hasil dividen sebesar 7,1% dan 3% dengan potensi pertumbuhan dari layanan bank syariah.

“Pegadaian melengkapi bisnis kredit usaha rakyat (KUR) BRI di tengah pencairannya di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS),” tulis analis Trimegah Sekuritas Adi Prabowo dan Amyra Ibrahim dalam riset tersebut.

ADVERTISEMENT

Seiring waktu, Pegadaian telah berkembang menjadi bisnis yang tidak berbasis di satu segmen, tapi merambah ke berbagai sektor seperti pinjaman multiguna, pembiayaan kendaraan, pembiayaan emas, penilaian layanan sertifikasi, transfer uang (pengiriman uang), dan kotak simpanan (safe deposit box).

Pegadaian juga berkembang ke bentuk lain melalui Galeri 24 untuk toko emas ritel. Bahkan ada Gade Coffee, yakni kedai kopi dengan penawaran produk Pegadaian.

“Penawaran produk lebih lanjut melengkapi bisnis inti Pegadaian dan memastikan bisnis tersebut membawa aliran tambahan pendapatan,” jelas Adi dan Amyra.

Di sisi lain, upaya digitalisasi Pegadaian telah dipercepat sejak diluncurkan pada tahun 2019. Pegadaian Digital telah mengumpulkan 4,7 juta pengguna aktif dengan pengguna terdaftar 7 juta atau setara 67% dari total pelanggan.

“Ini berarti dapat memanfaatkan ekosistem Pegadaian untuk peningkatan pendapatan berbasis biaya, serta kemudahan akuisisi pelanggan melalui berbagai saluran,” sebut Adi dan Amyra.

Dorongan digital juga membantu Pegadaian untuk mengasimilasi pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan lama untuk tetap mengunjungi cabang-cabang Pegadaian. Model bisnis ini mendukung sinergi bisnis BRI, sehingga memberikan profil nasabah yang lengkap dari nasabah ultramikro hingga high net-worth individuals (HNWI) atau individu-individu dengan kekayaan sangat tinggi.

Adapun peran yang dimainkan Pegadaian adalah meningkatkan eksposur dengan menambah cabang baru menjadi 4.085 cabang untuk populasi baru yang tidak memiliki rekening bank.

Dalam hal penawaran layanan, integrasi telah dilakukan melalui cabang kolokasi ekosistem BRI sebanyak 1.000 cabang saat ini. Cabang-cabang tersebut bertindak sebagai penawaran layanan terpusat dari PNM, Pegadaian, dan BRI yang menawarkan pelanggan pilihan layanan lengkap dan memungkinkan cross-selling antara masing-masing produk.

“Dalam jangka panjang, Pegadaian adalah bisnis yang menguntungkan bagi BRI dan dapat berkontribusi pada laba bersih BRI. Pegadaian dapat memberi akses ke dana murah melalui BRI dan meningkatkan bagi hasil serta kinerja keuangan,” ungkap Adi dan Amyra.

Dengan berbagai faktor tersebut, Trimegah Sekuritas tetap berpandangan positif terhadap emiten berkode saham BBRI ini untuk tahun 2023. Saham BBRI direkomendasikan beli dengan target harga baru Rp 6.200.

Sementara itu, hingga perdagangan sesi I di BEI, Rabu (25/1/2023), BBRI bertengger di level Rp 4.600. Dengan demikian, potensi cuan dari saham BBRI makin menggiurkan sebesar 34,7%.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia