Jumat, 15 Mei 2026

Indah Kiat (INKP) Habiskan Dana Obligasi dan Sukuk Rp 10 T

Penulis : Zsazya Senorita
27 Jan 2023 | 05:15 WIB
BAGIKAN
Industri pulp dan paper (Foto: IST)
Industri pulp dan paper (Foto: IST)

JAKARTA, investor.id - PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) mengumumkan pemakaian dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi berkelanjutan dan sukuk senilai total Rp 10,18 triliun. Dana ini merupakan hasil bersih setelah dikurangi biaya penawaran umum.

Perolehan itu, berasal dari PUB Obligasi Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2022 dengan hasil bersih Rp 1,97 triliun. Dana ini dipakai habis hingga 31 Desember 2022 untuk modal kerja sebesar Rp 784,3 miliar dan pembayaran utang Rp 1,19 triliun.

“Rencana penggunaan dana, modal kerja Rp 791 miliar dan pembayaran utang Rp 1,18 triliun,” jelas Direktur INKP Kurniawan Yuwono dalam Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper III Tahun 2022 yang dipublikasi pada Kamis (26/1/2023).

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, penggunaan dana sampai akhir tahun lalu juga meliputi hasil bersih PUB Obligasi Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I 2022 sebesar Rp 1,98 triliun. Sedikit meleset dari rencana, dana ini dipakai habis untuk modal kerja sebesar Rp 790,46 miliar dan membayar utang Rp 1,19 triliun.

Sementara itu rencananya, modal kerja dari hasil obligasi ini akan dipakai sebesar Rp 795,23 miliar dan membayar utang Rp 1,19 triliun. Artinya ada sekitar Rp 5 miliar yang rencananya dipakai untuk modal kerja, dialihkan ke pembayaran utang.

Dari PUB dengan tanggal efektif yang sama yakni 29 Juli 2022, emiten dari industri kertas dan tisu tersebut juga menggunakan habis hasil bersih PUB Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2022. 

“Hasil bersih yang diperoleh sebesar Rp 993,54 miliar tersebut dipakai habis Rp 400,38 miliar untuk modal kerja dan Rp593,16 miliar untuk bayar utang. Namun ada sekitar Rp 3 miliar dari rencana penggunaan di anggaran pembayaran utang yang dialihkan untuk modal kerja,” ujar Kurniawan.

Sedangkan hasil bersih dari PUB Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II 2022 senilai Rp 2,79 triliun seluruhnya dipakai untuk modal kerja yang 100% sesuai dengan rencana. Hal sama terjadi pada hasil bersih PUB Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2022, yang habis dipakai untuk modal kerja sebesar Rp 999,5 miliar.

Di sisi lain, hasil bersih PUB Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III 2022 dan PUB Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2022, masing-masing Rp 1,1 triliun dan Rp 317,47 miliar habis dipakai untuk modal kerja sesuai rencana prospektus awal. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia