Kamis, 14 Mei 2026

Semester II, Antam (ANTM) Serahkan Saham Anak Usaha ke LG dan CATL

Penulis : Muawwan Daelami
30 Jan 2023 | 04:31 WIB
BAGIKAN
Antam. (Ilustrasi/Perseroan)
Antam. (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menargetkan penyerahan saham dua anak usaha, PT Sumber Daya Arindo (SDA) dan Nusa Karya Arindo (NKA), kepada dua mitra strategis, yakni Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) dan LG Energy Solution (LGES), rampung semester II-2023. Ini merupakan salah satu langkah perseroan untuk menggarap proyek baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dengan estimasi total investasi US$ 6 miliar.

Sekretaris Perusahaan Antam Syarif Faisal Alkadrie mengungkapkan, kepemilikan saham minoritas SDA akan diserahkan anak usaha CATL, PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd (CBL). Adapun sebagian saham NKA akan digenggam perusahaan baterai asal Korea Selatan LGES. Antam akan mempertahankan kepemilikan mayoritas di dua perusahaan itu maksimal 51%.

"Tetapi, yang jelas, sampai saat ini, perseroan masih memegang 100% kepemilikan SDA dan NKA. Pengalihan sebagian saham ke mitra strategis rencananya dilaksanakan semester II tahun ini," ujar Faisal kepada Investor Daily, akhir pekan lalu.

Sebelumnya, Antam bersama PT Industri Baterai Indonesia (IBI) alias IBC, dan CBL telah menandatangani framework agreement untuk kerja sama proyek pengembangan ekosistem baterai mobil listrik terintegrasi di Indonesia, yang mencakup kegiatan pertambangan bijih nikel hingga industri daur ulang baterai pada 14 April 2022.

ADVERTISEMENT

Dalam pengumuman resmi Antam, aktivitas pertambangan bijih nikel dalam rangka proyek ini akan dilaksanakan oleh SDA, entitas anak usaha Antam yang memiliki wilayah izin usaha pertambangan di Halmahera Timur, Maluku Utara.

Sebagai tindak lanjut pelaksanaan framework agreement itu, pada 16 Januari 2023, telah ditandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (conditional share purchase agreement/CSPA) antara Antam dan Hong Kong CBL Limited (HKCBL), anak usaha CBL, atas sebagian kepemilikan saham Antam dalam PT SDA.

Penandatanganan CSPA ini merupakan langkah awal dari realisasi pelaksanaan proyek pengembangan ekosistem EV battery di Indonesia dan sejalan dengan komitmen Antam dalam mendukung pengembangan proyek tersebut.

Selain itu, dalam kerja sama ini, CBL diharapkan dapat berkontribusi secara langsung atas aspek teknologi dan pengalaman bisnis yang dimiliki melalui kolaborasi bersama Antam di SDA sekaligus menjadi mitra strategis Antam dalam pelaksanaan proyek itu.

Setelah penandatanganan CSPA ini, baik Antam maupun CBL secepatnya akan melakukan pemenuhan conditions precedent. Penandatanganan CSPA diikuti dengan penandatanganan perjanjian pemegang saham bersyarat atau conditional shareholders agreement (SHA) pada tanggal yang sama. Secara khusus, conditional SHA akan berlaku efektif setelah beralihnya sebagian kepemilikan saham perseroan dalam SDA, yaitu pada tanggal penyelesaian CSPA.

Pada penyelesaian transaksi ini, Antam dan HKCBL akan menandatangani akta jual beli saham. Kemudian, setelah penyelesaian transaksi ini, Antam akan tetap menjadi pemegang saham pengendali SDA sesuai ketentuan PSAK 65, sehingga tidak mengubah status SDA sebagai anak usaha Antam.

Prospek Saham

Sementara itu, Ciptadana Sekuritas menaikkan proyeksi pendapatan Antam selama 2022-2024 sebesar masing-masing 3,2%, 9,8%, dan 9,2% menjadi Rp 44,5 triliun, Rp 45,7 triliun, dan Rp 52,6 triliun, seiring revisi naik estimasi harga emas dan nikel. Sejalan dengan itu, proyeksi laba bersih Antam pada periode itu dikerek 11,7%, 14,8%, 15% menjadi Rp 3,9 triliun, Rp 4,4 triliun, dan Rp 6,3 triliun.

Ciptadana mempertahankan rekomendasi buy saham ANTM dengan target harga Rp 3.000. Namun, target harga saham ini dikerek menjadi Rp 3.000 dari Rp 2.800, dengan EV/EBITDA 2023 sebesar 10,5 kali.

Ciptadana menyukai saham ANTM, karena kemampuan memproduksi nikel yang solid dan pertumbuhan laba bersih stabil, didorong harga nikel yang masih bullish. Saham ANTM adalah saham pilihan broker ini di sektor nikel, karena kemitraan bersama pemain kakap CATL. “Langkah ini juga bisa mendiversifikasi portofolio bisnis Antam,” tulis Ciptadana.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia