Pasar Obligasi Berpotensi Melemah Terbatas di Awal Pekan
JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, pasar obligasi berpotensi melemah pterbatas di awal pekan, Senin (30/1/2023). Pelaku pasar dan investor menanti hasil pertemuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) dan data pertumbuhan ekonomi.
Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, Minggu terpenting di awal Februari akan tiba. Sebuah bulan dimana sebetulnya boleh dibilang jauh lebih penting dari Januari.
“Karena ada pertemuan Bank Sentral AS atau The Fed dan Bank Sentral Eropa pekan ini yang akan menghiasi pasar dengan kenaikkan tingkat suku bunga,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Senin (30/1/2023).
Belum lagi, Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, ada data pertumbuhan ekonomi yang akan keluar, tentu hal ini semakin mencerminkan sejauh mana perekonomian masih kuat untuk menahan kenaikkan tingkat suku bunga.
Menurut Pilarmas Investindo Sekuritas, karena ada kenaikkan tingkat suku bunga, pidato dari Powell dan Lagarde juga akan mencari perhatian, karena akan memberikan insight kepada pelaku pasar dan investor.
“Pagi ini pasar obligasi diperkirakan akan dibuka melemah dengan potensi melemah terbatas,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






