Dipimpin Bos Usia 30-an, FlexyPack (PACK) Pede IPO di Harga Tertinggi
JAKARTA, investor.id - PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) atau FlexyPack mantap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas sebanyak 308 juta saham. Jumlahnya setara 20,03% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan nilai nominal Rp 10 per saham.
Masa penawaran umum digelar 2-6 Februari 2023 dengan harga Rp 162 per saham atau di batas atas saat penawaran awal (bookbuilding) Rp 110-162 pada 12-17 Januari lalu. Perseroan bakal meraup dana segar Rp 49,89 miliar dari aksi yang dikawal NH Korindo Sekuritas sebagai underwriter.
FlexyPack secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 61,6 juta waran seri I yang menyertai saham baru atau sebanyak 5,01% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka IPO ini disampaikan.
Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru. Setiap pemegang 5 saham baru perseroan berhak memperoleh 1 waran seri I di mana setiap 1 waran seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Waran seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama 2 tahun. Harga pelaksanaan waran sebesar Rp 350, yang dapat dilakukan setelah 6 bulan atau lebih sejak efek dimaksud diterbitkan, yang berlaku tanggal 8 Agustus 2023 sampai dengan tanggal 7 Februari 2025. Total dana dari waran seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp 21,56 miliar.
Pemegang saham PACK sebelum IPO adalah PT Star Magnum Capital 44,87%, Denny Winoto 18,74%, PT Benson Kapital Indonesia 12,5%, Kenny Ngadiman 11,45%, Michael Gerald Jusanti 5,01%, PT JJF Investama 4,38%, Hendrick 2,19%, Christian Anderson 0,88%.
Jajaran direksi perseroan diisi oleh anak-anak muda berusia 30-an. Direktur utamanya sekaligus juga pemegang saham dan co-founder perseroan, Denny Winoto berusia 29 tahun atau hampir 30 tahun. Ia memperoleh gelar Sarjana Computer Science dari University of California, Berkeley pada 2013.
Selain itu, di posisi direktur ada Lidya Setyawati yang berusia 30 tahun. Dia mendapat gelar Sarjana Akuntasi Fakultas Ekonomi Tarumanegara Jakarta pada 2014.
Dan satu lagi direktur FrexyPack adalah Aditya Surya Widyasmara, berusia 34 tahun. Ia mendapatkan gelar Sarjana Peternakan di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto pada 2010.
Jadwal IPO FlexyPack (PACK):
Tanggal efektif: 31 Januari 2023
Masa penawaran umum perdana: 2-6 Februari
Tanggal penjatahan: 6 Februari
Tanggal distribusi: 7 Februari
Tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia (BEI): 8 Februari
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






