Kamis, 14 Mei 2026

GOTO Blak-blakan soal Hubungan dengan Operator Kereta Cepat

Penulis : Thresa Sandra Desfika
2 Feb 2023 | 18:45 WIB
BAGIKAN
(kiri - kanan) Gede Manggala - Head of Indonesia Regions Gojek, Shobhit Singhal - Chief Transportation Officer Gojek, Dwiyana Slamet Riyadi - Direktur Utama KCIC, Shinto Nugroho - Chief Public Policy & Government Relations GoTo, Allan Tandiono - Direktur KCIC berbincang setelah melakukan seremonial penandatanganan nota kesepahaman antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO) dan PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC) yang bertempat di Kantor KCIC, Halim, Jakarta Timur (1/2/2023). (Ist)
(kiri - kanan) Gede Manggala - Head of Indonesia Regions Gojek, Shobhit Singhal - Chief Transportation Officer Gojek, Dwiyana Slamet Riyadi - Direktur Utama KCIC, Shinto Nugroho - Chief Public Policy & Government Relations GoTo, Allan Tandiono - Direktur KCIC berbincang setelah melakukan seremonial penandatanganan nota kesepahaman antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO) dan PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC) yang bertempat di Kantor KCIC, Halim, Jakarta Timur (1/2/2023). (Ist)

JAKARTA, investor.id - Grup GoTo, perusahaan ekosistem digital terbesar di Indonesia, resmi menggandeng PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC), hadirkan pengalaman mobilitas terbaik dengan mempermudah akses masyarakat untuk menggunakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Bertempat di kantor KCIC di Halim, Jakarta Timur pada 1 Februari 2023, penandatanganan nota kesepahaman dilakukan antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan KCIC (operator kereta cepat) untuk mendorong pengembangan transportasi terintegrasi dan pelayanan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Acara ini dihadiri oleh jajaran direksi dan manajemen PT KCIC, Kementerian BUMN, dan mitra strategis lainnya.

Chief Transportation Officer Gojek, Shobhit Singhal, yang hadir mewakili GoTo dalam acara tersebut mengatakan pihaknya sangat senang mengumumkan kerja sama GoTo bersama KCIC yang segera hadirkan akses mudah bagi Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dapat mendukung produktivitas warga Jakarta, Bandung dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

“Kerja sama KCIC dan GoTo diawali dari misi yang sama dalam mendorong pengembangan dan modernisasi transportasi publik di tanah air serta mempermudah akses masyarakat untuk menggunakan kereta cepat,” paparnya dalam keterangan resmi, Kamis (2/2/2023).

Melalui kerja sama ini, masyarakat nantinya akan dapat dengan mudah mengakses stasiun KCJB, di antaranya yakni Halim (Jakarta Timur), Karawang, Padalarang (Kabupaten Bandung Barat), dan Tegalluar (Kabupaten Bandung) maupun area transit lainnya lewat dukungan layanan transportasi Gojek, GoRide, dan GoCar. Masyarakat juga dapat membeli tiket KCJB dengan mudah melalui metode pembayaran GoPay. Pengguna juga dapat menikmati fasilitas titik antar jemput nyaman yang nantinya akan menjadi bagian dari fasilitas di stasiun.

“Kini hanya dengan aplikasi Gojek, pengguna dapat dengan mudah mengakses layanan mobilitas terbaik untuk menuju stasiun serta melakukan pembelian tiket secara cepat, aman, dan nontunai. Kerja sama ini juga membuktikan Gojek dapat membawa pengguna ke mana saja dengan sangat mudah untuk apa pun kebutuhan mobilitasnya,” jelas Shobhit.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menyampaikan, pihaknya mengharapkan nota kesepahaman ini dapat berlanjut menghasilkan ragam kerja sama yang memberikan keuntungan untuk masyarakat.

“Kami yakin ada banyak peluang kerja sama lainnya yang dapat bersinergi dengan Kereta Cepat Jakarta Bandung. Kami juga sangat mengapresiasi GoTo sebagai mitra strategis untuk membangun ekosistem yang saling mendukung pengembangan transportasi publik. Harapannya kerja sama ini dapat terus dijalin erat hingga nanti menciptakan banyak terobosan lain yang memberi manfaat ke masyarakat,” ungkap dia.

Tidak berhenti di sini, GoTo dan KCIC akan terus mengeksplorasi berbagai potensi kerja sama strategis untuk menawarkan lebih banyak kemudahan bagi masyarakat, salah satunya yakni pembelian tiket KCJB melalui fitur GoTransit di aplikasi Gojek. GoTransit merupakan inovasi yang telah memperkuat Gojek sebagai penghubung moda transportasi publik, untuk mempermudah mobilitas multi-moda menjadi lebih mudah dan efisien.

“Sebagai solusi first-mile dan last-mile, Gojek mempermudah masyarakat yang ingin memaksimalkan perjalanan dengan layanan GoRide atau GoCar sebagai penghubung antar moda dari titik awal perjalanan menuju hub transportasi publik maupun dari hub transportasi publik ke titik akhir perjalanan. Hal ini sejalan dengan rencana KCIC untuk membuka akses stasiun KCJB lebih mudah dijangkau bagi masyarakat yang ingin menggunakan kereta cepat,” terang Shobhit.

Kerja sama ini melengkapi kolaborasi komprehensif antara ekosistem GoTo dengan penyedia layanan transportasi massal di Jabodetabek dan berbagai daerah lainnya yakni PT Kereta Commuter Indonesia (KRL Commuterline),  PT Transjakarta, dan kini KCIC.

Sebelumnya, kerja sama Gojek dengan Kereta Commuter Indonesia (KCI), untuk memudahkan pembelian tiket KCI melalui layanan GoTransit, diterima dengan baik oleh pelanggan. Beberapa bulan setelah peresmian kerja sama operasional di Juni 2022, GoTransit telah menjadi pilihan utama untuk penjualan tiket secara digital dengan pangsa pasar sebesar 74% pada September 2022. GoTransit juga mendorong penetrasi penggunaan tiket digital, sehingga penjualan tiket digital KCI meningkat 300% atau 3 kali lipat pada akhir tahun 2022. Di 2023 kerja sama dengan KCI diperluas untuk turut menjangkau wilayah operasional di Yogja-Solo.

Shobhit menambahkan, kolaborasi ini memperkuat komitmen Gojek untuk terus mendukung integrasi transportasi multi-moda. Integrasi transportasi terbukti dapat mendorong pertumbuhan penumpang transportasi publik maupun dampak positif pada bisnis GoTo dan juga diharapkan dapat mendorong potensi pendapatan mitra pengemudi ketika KCJB beroperasi nanti.

Fitur GoTransit juga merupakan salah satu wujud konkret dari salah satu strategi GoTo untuk mencapai profitabilitas dengan menyediakan layanan bernilai tambah (value-added services) kepada konsumennya. Berdasarkan laporan kinerja GoTo per 30 September 2022, nilai transaksi bruto (GTV) On-Demand Services sepanjang kuartal ketiga tahun 2022 mencapai Rp 15,7 triliun, tumbuh 24% dibandingkan tahun sebelumnya, khusus layanan mobilitas pada kuartal yang sama pertumbuhan GTV tercatat 111% year-on-year, dengan tingkat pemulihan mencapai 94% dari tingkat prapandemi Covid-19.

“Gojek melalui GoTransit akan terus mendorong potensi kolaborasi dengan berbagai operator transportasi publik karena kolaborasi ini dapat menjadi win-win solution bagi semua pihak, terutama masyarakat yang mendapatkan pengalaman mobilitas yang lebih mudah, efisien, dan tanpa hambatan,” tutup Shobhit.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 43 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 52 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia