Saham-Saham Inggris, Jerman dan Prancis Ditutup Menguat
LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis ditutup menguat pada perdagangan Kamis waktu setempat (2/2/2023).
Saham-saham Inggris menghentikan kerugian selama dua hari berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London menguat 59,05 poin (0,76%) menjadi menetap di 7.820,16 poin.
Indeks FTSE 100 terpangkas 10,59 poin (0,14%) menjadi 7.761,11 poin pada Rabu (1/2/2023). Setelah merosot 0,17% atau 13,17 poin menjadi 7.771,70 poin pada Selasa (31/12023), dan meningkat 0,25 % atau 19,72 poin menjadi 7.784,87 poin pada Senin (30/12023).
Ocado Group PLC, sebuah perusahaan yang mendistribusikan berbagai macam produk konsumen ritel dan menyediakan pengiriman ke rumah-rumah melambung 11,30%, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
Sedangkan saham-saham Jerman memperpanjang reli untuk hari ketiga berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt melonjak 328,45 poin (2,16%) menjadi menetap di 15.509,19 poin.
Indeks DAX 40 bertambah 52,47 poin (0,35%) menjadi 15.180,74 poin pada Rabu (1/2/2023). Setelah naik tipis 2,19 poin (0,01%) menjadi 15.128,27 poin pada Selasa (31/1/2023), dan merosot 23,95 poin (0,16%) menjadi 15.126,08 poin pada Senin (30/1/2023).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 36 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara empat saham lainnya mengalami kerugian.
Siemens Healthineers AG, sebuah perusahaan industri perangkat medis Jerman dan induk dari beberapa perusahaan teknologi medis melambung 8,94 %, menjadi top gainer dari saham-saham blue chips.
Sementara itu, saham-saham Prancis berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terangkat 89,16 poin (1,26%) menjadi menetap di 7.166,27 poin.
Indeks CAC 40 menyusut 5,31 poin (0,07%) menjadi 7.077,11 poin pada Rabu (1/2/2023). Setelah naik 0,41 poin (0,01%) menjadi 7.082,42 poin pada Selasa (31/1/2023), dan terpangkas 15,20 poin (0,21%) menjadi 7.082,01 poin pada Senin (30/1/2023).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 33 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara tujuh saham lainnya menderita kerugian.
Dassault Systemes SE, sebuah perusahaan teknologi yang menyediakan layanan aplikasi perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung proses inovasi perusahaan klien melejit 12,39% menjadi top gainer dari saham blue chips.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


