Jumat, 15 Mei 2026

Tekanan Masih Berlanjut, Pasar Obligasi Melemah Terbatas

Penulis : Indah Handayani
8 Feb 2023 | 09:50 WIB
BAGIKAN
(B-Universe Photo/David Gita Roza)
(B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi pasar obligasi melemah terbatas pada Rabu (8/2/2023). Hal ini akrena tekanan terhadap pasar obligasi masih berlanjut pada hari ini.

Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, penurunan akan terjadi, dan kenaikkan imbal hasil pun berpotensi untuk kembali naik hari ini. Bank Sentral Australia kembali menaikkan tingkat suku bunga mereka.

ADVERTISEMENT

“Tapi kali ini bukan menjadi yang terakhir, justru mereka akan merespon kenaikkan tingkat suku bunga lebih tinggi daripada yang diharapkan,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Rabu (8/2/2023).

Tidak hanya itu, Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, Powell semalam pun dalam wawancaranya mengatakan bahwa tampaknya kenaikkan tingkat suku bunga akan berlanjut, dan bahkan akan lebih tinggi daripada yang bisa dibayangkan. Alhasil, imbal hasil US Treasury pun mengalami kenaikkan.

“Begitupun dengan pasar obligasi yang diperkirakan hari ini akan dibuka melemah dengan potensi melemah terbatas,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia