Jumat, 15 Mei 2026

Sepanjang 2023, Total Emisi Obligasi dan Sukuk Capai Rp 7 T

Penulis : Indah Handayani
11 Feb 2023 | 10:00 WIB
BAGIKAN
(B-Universe Photo/David Gita Roza)
(B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Sepanjang 2023, total emisi obligasi dan sukuk tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar sembilan emisi dari delapan emiten senilai Rp 7 triliun. Dengan demikian, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 515 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 451,87 triliun dan US$ 47,5 juta, diterbitkan oleh 125 Emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 187 seri dengan nilai nominal Rp 5.391,54 triliun dan US$ 452,11 juta. EBA sebanyak delapan emisi senilai Rp 3,30 triliun.

Total emisi obligasi tersebut bertambah setelah pada pekan ini  BEI mencatatkan dua obligasi dan satu sukuk, PT Sinar Mas Multifinance menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Sinar Mas Multifinance Tahap I Tahun 2023 yang dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp1 triliun. Hasil pemeringkatan dari PT Kredit Rating Indonesia untuk Obligasi tersebut adalah irA+ (Single A Plus). PT Bank KB Bukopin Tbk. bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, PT Danareksa (Persero) menerbitkan Obligasi VII Danareksa Tahun 2023 yang dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp 1 triliun. PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menyematkan peringkat idAA (Double A) untuk obligasi ini. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini. Sementara itu, PT CIMB Niaga Auto Finance menerbitkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar I CIMB Niaga Auto

Finance Tahun 2023 yang dicatatkan di BEI dengan nilai Rp 1 triliun. PT Fitch Rating Indonesia memberikan pemeringkatan AAidn (Double A) untuk sukuk ini. Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Pada Kamis (9/2), PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Barito Pacific Tahap I Tahun 2023 yang dicatatkan di BEI dengan nilai obligasi sebesar Rp 1 triliun. PEFINDO memberikan peringkat idA+ (Single A Plus) untuk obligasi ini dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. bertindak sebagai wali amanat.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia