Laba Bersih Full Year Indosat (ISAT) Ambles 30%, tapi Kuartal IV Lebih Bikin Kaget
JAKARTA, investor.id - PT Indosat Tbk (ISAT) menutup perjalanan usai penggabungan usaha di tahun 2022 dengan kinerja yang gemilang, sebut perseroan.
Dalam keterangan resmi perseroan, Senin (13/2/2023), tercatat total pendapatan naik sebesar 48,9% year on year (yoy) menjadi sebesar Rp 46,75 triliun dan EBITDA sebesar Rp 19,46 triliun atau naik sebesar 40,2% yoy, imbas dari penggabungan usaha dan momentum operasional yang kuat. EBITDA margin pada tahun 2022 sebesar 41,6%.
laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 4,72 triliun. Turun 30% dari 2021 di Rp 6,75 triliun.
Sedangkan, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal IV-2022 berhasil melesat jauh 142,4% jadi Rp 1,03 triliun dari Rp 427 miliar pada kuartal III-2022.
Dengan kekuatan dari dua merek serta penggabungan bisnis, pelanggan perusahaan meningkat sebesar 62,5% menjadi 102,2 juta pelanggan pada tahun 2022. Peningkatan pelanggan ini sedikit berdampak pada penurunan average revenue per user (ARPU) menjadi Rp 33,9 ribu di tahun 2022, dari sebelumnya sebesar Rp 34,4 ribu pada tahun 2021.
Perluasan basis pelanggan menghasilkan pertumbuhan trafik data yang kuat sebesar 91,8% YoY pada tahun 2022. Selain itu, cakupan jaringan perusahaan juga meningkat seiring peningkatan jumlah BTS 4G yang mencapai 137 ribu, sehingga mampu menangani peningkatan trafik yang tinggi.
Baca Juga:
Antam (ANTM) Umumkan SesuatuManajemen Indosat menyatakan, fokus utama perusahaan di tahun 2022 adalah proses integrasi pasca penggabungan usaha demi memaksimalkan sinergi dalam hal biaya dan capex, beriringan dengan mendapatkan berbagai peluang dalam pendapatan. Perkembangan integrasi perusahaan sejauh ini lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan sebagai hasil dari eksekusi strategi yang konsisten dengan dukungan dari para mitra vendor.
Pada bulan Desember 2022, dengan dukungan dari Ericsson, Indosat telah berhasil menyelesaikan integrasi jaringan di area Jabodetabek.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






