Jumat, 15 Mei 2026

Laba Bersih Melesat 197%, Teknologi Karya (TRON) Mantap IPO

Penulis : Thresa Sandra Desfika
15 Feb 2023 | 14:05 WIB
BAGIKAN
PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) akan melakukan penawaran umum perdana (IPO) sebanyak-banyaknya 750 juta saham. (Ist)
PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) akan melakukan penawaran umum perdana (IPO) sebanyak-banyaknya 750 juta saham. (Ist)

JAKARTA, investor.id - Perusahaan penyedia solusi sistem informasi berbasis telematika dan internet of things (IoT), PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) akan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 750 juta saham atau 25,42%.

Saham baru ini dikeluarkan dari portepel dengan nilai nominal Rp 20 per saham dengan harga penawaran sebesar Rp 140-220 per saham sehingga dana yang akan diraih dari IPO ini sebanyak-banyaknya adalah sebesar Rp 165 miliar.

Dalam proses IPO ini, perseroan menunjuk PT Surya Fajar Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek (lead underwriter). Masa penawaran awal (bookbuilding period)  berlangsung pada 10 -20 Februari 2023 dan masa penawaran umum direncanakan berlangsung pada 28 Februari hingga 3 Maret 2023 dan target pencatatan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Maret.

ADVERTISEMENT

Direktur Utama TRON David Santoso mengatakan langkah IPO adalah keputusan penting bagi perusahaan demi terus bertumbuh secara berkelanjutan. Apalagi segmen bisnis yang digarap yakni sistem informasi berbasis telematika dan IoT untuk pengembangan smart city berpotensi besar di Indonesia. Ditambah lagi, saat ini transportasi publik menjadi pilihan yang bisa diandalkan sehingga intelligent transportation system (ITS) menjadi hal yang sangat dibutuhkan.

“Untuk ekspansi bisnis, dana hasil IPO ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi, nantinya kami gunakan sekitar 30% untuk belanja modal dalam bentuk penambahan area operasional yang berlokasi di Jawa Barat,” katanya dalam public expose penawaran umum perdana TRON di Jakarta, Rabu (15/2/2023).

Dana IPO 30% tersebut juga dialokasikan untuk pengembangan sistem yang sejalan dengan ekspansi perseroan yang akan dimulai secara bertahap pada kuartal II-2023. Transaksi perluasan area operasional juga akan dilakukan dengan pihak ketiga di kuartal II, sedangkan penambahan dan pengembangan sistem akan dilakukan dengan pihak ketiga pada kuartal III-2023.

“Dana IPO lainnya dipakai untuk modal kerja yang terdiri dari biaya operasional proyek pekerjaan pengembangan smart city dan business solution provider dalam aspek transportasi di berbagai kota di Indonesia, biaya tenaga kerja dan pembelian bahan baku produk serta pengembangan segmen distribusi penjualan produk dan layanan melalui jalur business-to-business (B2B) dan business-to-consumer (B2C) yang digunakan untuk pengembangan lini usaha business process outsourcing (BPO) merupakan usaha penyediaan infrastruktur teknologi informasi kepada operator transportasi yang memiliki hak operasi di suatu kota,” kata David.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Surya Fajar Sekuritas Steffen Fang menyatakan, penentuan harga IPO sudah memperhitungkan semua aspek dan mencerminkan valuasi yang menarik. “Dengan IPO TRON ini, kami berharap banyak masyarakat bisa memiliki saham yang berfundamental solid dengan valuasi harga yang menarik dan terjangkau,” imbuhnya.

Sebelum IPO, saham perseroan dipegang PT Daya Kemilau Nusantara Investama 99,80%, David Santoso 0,14% dan Rudy Budiman Setiawan 0,06%. Setelah IPO, komposisinya yakni PT Daya Kemilau 74,43%, David Santoso 0,11%, Rudy Budiman 0,04%, dan investor publik 25,42%.

Pendapatan perseroan per November 2022 mencapai Rp 84,04 miliar, melesat 216% dari November 2021 Rp 26,59 miliar. Sedangkan laba bersih Rp 13,40 miliar meningkat 197,8% dari November sebelumnya Rp 4,50 miliar.  Aset tercatat Rp 83,37 miliar dengan ekuitas Rp 60,18 miliar.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia